Bilal Hasan Amankan Kontrak UFC Usai Menang TKO 45 Detik
Panggung Ultimate Fighting Championship (UFC) resmi menyambut petarung berdarah Indonesia, Bilal Hasan. Seperti dilansir dari Bola, kepastian ini diraih usai dirinya tampil impresif pada Pekan 1 Dana White's Contender Series (DWCS) Musim 10. Aksi dominan Bilal berbuah kemenangan TKO singkat dalam durasi 45 detik saja.
Pencapaian luar biasa ini menyejajarkan namanya dengan Jeka Saragih, yang lebih dulu menembus kontrak UFC sejak Februari 2023. Misi personal diusung Bilal saat disandingkan dengan petarung asal India, Mridul Saikia, dalam pertarungan krusial tersebut. Ia bertekad membalas kekalahan Jeka Saragih dari wakil India terdahulu demi menjaga kehormatan olahraga bela diri nasional.
Duel penentu yang berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, waktu Indonesia, dipungkasi Bilal secara kilat. Sejak bel awal berbunyi, serangan difokuskan pada kaki kiri Saikia menggunakan tendangan rendah untuk merusak pertahanan lawan.
Satu momentum muncul ketika Saikia berupaya melancarkan serangan balasan. Bilal dengan cermat membaca pergerakan tersebut lalu mendaratkan pukulan overhand kanan yang sangat keras hingga membuat lawannya roboh. Situasi tersebut langsung dimanfaatkan Bilal untuk mengirimkan pukulan ground strikes secara bertubi-tubi. Wasit Herb Dean tanpa ragu menghentikan laga dan menetapkan kemenangan TKO 45 detik bagi Bilal.
Hasil manis ini menyempurnakan catatan rekor profesionalnya menjadi 9-0 dengan satu no contest. Efektivitas gaya bertarungnya terbukti nyata karena delapan kemenangan di antaranya didapatkan melalui stoppage. Performa eksplosif sang petarung berjuluk "The Indo Ninja" mendulang pujian langsung dari Presiden dan CEO UFC, Dana White. Kekaguman tersebut disampaikan White tepat setelah laga usai.
"Saya sangat terkesan dengan Anda. Saya tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi di masa depan untuk Anda. Dan ya, saya tidak sabar untuk melihat pertarungan pertama Anda di UFC.
Selamat datang," ujar White. White turut mengutarakan bahwa Bilal berhasil menjawab seluruh ekspektasi tinggi yang diarahkan padanya. Bahkan, pimpinan tertinggi UFC itu mengklaim Bilal sebagai unggulan terbesar sepanjang sepuluh tahun sejarah Contender Series.
Lahir di Oahu, Hawaii, Bilal kemudian berpindah menetap ke Washington pada usia 10 tahun. Perjalanan hidup multikultural ini membentuk karakter bertarungnya menjadi sangat adaptif serta dinamis di dalam sangkar.
Bakat bela diri Bilal sudah terlihat menonjol sejak usianya masih muda. Keterampilan dasar dari berbagai disiplin yang dipadukan dengan disiplin latihan keras di sasana menjadikan dirinya prospek yang sangat diperhitungkan.
Langkah Bilal menembus UFC memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan MMA di tanah air. Kehadirannya bersama Jeka Saragih membuktikan bahwa atlet Indonesia sanggup bersaing di arena tingkat dunia. Keberhasilan ini diharapkan memicu efek domino untuk memicu minat masyarakat sekaligus melahirkan bakat-bakat baru. Kini, publik menanti laga debut Bilal di oktagon UFC dengan ekspektasi yang sangat tinggi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow