Roberto Donadoni Soroti Konsistensi Rafael Leao di AC Milan
Legenda AC Milan, Roberto Donadoni, melontarkan kritik atas performa Rafael Leao yang dinilai belum konsisten bersama klub Serie A tersebut, sebagaimana dilansir dari Bola. Situasi ini memicu rumor kepindahan sang winger pada bursa transfer musim panas, di mana klub-klub Turki seperti Galatasaray, Fenerbahce, dan Besiktas berminat mendatangkannya meski enggan memenuhi banderol Milan sebesar 50 juta euro plus bonus. Membahas tindakan yang akan dilakukannya jika menjadi rekan setim Leao di ruang ganti, Donadoni memberikan masukan tegas.
"Saya akan menarik gimbalnya sesekali, membuatnya memahami bahwa sudah waktunya mencoba melakukan sesuatu yang berbeda juga," kata Roberto Donadoni, mantan pemain AC Milan.
Mantan pemain nasional Italia tersebut menilai publik lebih sering memperhatikan kekurangan Leao dibandingkan dengan kontribusinya di lapangan. "Kalian benar-benar harus berada di dalam sebuah situasi untuk memahaminya, tetapi dari apa yang bisa kami lihat dari luar, Leao sering dibicarakan karena apa yang tidak dia lakukan daripada apa yang dia lakukan," ujar Roberto Donadoni, legenda AC Milan.
Donadoni mengakui potensi besar yang dimiliki pemain Timnas Portugal itu, namun menekankan pentingnya aspek stabilitas performa. "Dia tentu saja pemain yang memiliki talenta dan kualitas di atas rata-rata, tetapi konsistensi adalah komponen fundamental dan dia benar-benar kurang dalam hal itu," kata Roberto Donadoni, mantan pemain AC Milan.
Ia pun berharap berbagai tekanan yang timbul belakangan ini mampu mengubah mentalitas sang pemain. "Saya berharap semua situasi ini akhirnya membuatnya sadar akan hal itu dan dia bisa menjadi juara seperti yang sesekali kita lihat ketika dia melakukan hal-hal luar biasa tersebut," tutur Roberto Donadoni, legenda AC Milan. Terkait skema formasi 3-4-2-1 yang diterapkan pelatih Ruben Amorim, Donadoni membagikan pengalamannya saat masih membela Rossoneri pada periode 1986–1996 dan 1997–1999.
"Saya adalah pemain Milan. Ada pemain yang sangat bagus di posisi tertentu, sedangkan saya cenderung beradaptasi di mana pun saya dibutuhkan, di kanan, kiri, maupun tengah," ungkap Roberto Donadoni, mantan gelandang AC Milan.
Ia menambahkan bahwa kerja keras dan fleksibilitas taktis sangat krusial bagi seorang pemain agar dapat merebut posisi utama di skuat. "Jika ada seseorang yang lebih baik daripada Anda di posisi itu, Anda akan kesulitan mendapatkan kesempatan. Jadi, Anda harus bekerja keras dan berusaha menjadi seserbaguna mungkin, untuk membantu diri sendiri dan tim," kata Roberto Donadoni, legenda AC Milan. Donadoni menegaskan bahwa sebuah strategi klub tidak sepatutnya dikorbankan hanya demi mengakomodasi satu individu saja.
"Jika kita berada di sini untuk membahas apakah Milan perlu mengubah sistem agar lebih cocok untuk Leao, berarti kita sudah kalah," ucap Roberto Donadoni, mantan pemain AC Milan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow