Barcelona Rombak Struktur Kapten Tim Menjelang Musim Baru

Smallest Font
Largest Font

Barcelona mulai menyusun ulang jajaran kepemimpinan tim utama guna menyongsong musim 2026/2027. Langkah ini diambil setelah dua nama senior dalam kelompok kapten resmi berpisah dari klub. Marc-Andre ter Stegen telah meninggalkan Barcelona lewat masa peminjaman ke Girona sebelum hengkang ke Ajax Amsterdam.

Sementara itu, Ronald Araujo memutuskan melanjutkan kariernya bersama Liverpool. Kepergian dua figur kunci tersebut menyisakan dua lowongan di jajaran kapten tim, seperti dilansir dari Bola. Manajemen skuad kini disibukkan pencarian kombinasi pemain yang tepat demi menjaga keseimbangan ruang ganti.

Sebelumnya, kelompok kapten Blaugrana diisi lima nama, yaitu Marc-Andre ter Stegen, Ronald Araujo, Frenkie de Jong, Raphinha, serta Pedri. Struktur tersebut harus mengalami pembaruan dalam waktu dekat.

Frenkie de Jong menempati urutan teratas sebagai calon kapten utama. Berdasarkan laporan Mundo Deportivo, gelandang berpaspor Belanda ini dipandang sebagai figur paling ideal untuk memimpin skuad. Namun, De Jong terancam absen selama beberapa bulan akibat cedera. Situasi medis tersebut mendorong manajemen menyiapkan opsi lain yang siap memimpin langsung di lapangan.

Raphinha muncul sebagai kandidat kuat untuk memegang tanggung jawab lebih besar. Winger asal Brasil tersebut mengantongi pengaruh positif di ruang ganti berkat performa konsisten dan kedekatannya dengan para pemain. Selain Raphinha, Pedri juga diprediksi akan naik peringkat dalam hierarki kepemimpinan. Perannya yang vital dalam permainan tim menjadikan gelandang muda ini figur penting di dalam skuad.

Eric Garcia dan Gavi Mengincar Dua Kursi Tersisa

Laporan Barca Universal menyebutkan bahwa Barcelona lazim menunjuk lima pemain untuk mengisi daftar kepemimpinan. Selain tiga nama teratas, klub membutuhkan dua sosok tambahan. Eric Garcia masuk dalam pertimbangan serius untuk melengkapi daftar tersebut.

Pengalaman bermain di tingkat tertinggi serta statusnya sebagai alumnus La Masia menjadi nilai plus tersendiri. Pemain berusia 25 tahun itu dinilai sangat memahami filosofi permainan klub. Pemahamannya yang mendalam terhadap kultur Barcelona dinilai berharga untuk membimbing rekan-rekannya.

Nama Gavi turut mencuat dalam bursa calon kapten meski baru menginjak usia 22 tahun. Jiwa kepemimpinan, karakter permainan yang militan, serta ikatan kuat dengan klub membuat namanya diperhitungkan.

Penetapan komposisi akhir kapten ini menjadi agenda krusial sebelum Barcelona memulai rangkaian kompetisi di musim baru.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed