Ramalan Samuel Eto'o Soal Penerus Ballon d'Or Belum Terbukti

Smallest Font
Largest Font

Prediksi masa depan sepak bola yang disampaikan mantan penyerang Barcelona dan Inter Milan, Samuel Eto'o, mengenai suksesor dominasi Ballon d'Or hingga kini belum terealisasi sepenuhnya, seperti dikutip dari Bola.

Legenda asal Kamerun tersebut sempat menyebut Kylian Mbappe sebagai sosok ideal untuk melanjutkannya. Pernyataan itu diutarakan Eto'o pada 2021 saat Mbappe masih menjadi andalan Paris Saint-Germain (PSG).

Kala itu, Eto'o menilai momen kedatangan Mbappe sangat pas. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mulai mendekati pengujung karier, sementara Mbappe terus menunjukkan peningkatan pesat sebagai salah satu megabintang dunia.

Eto'o meyakini Mbappe berpotensi besar memimpin peta persaingan sepak bola global. Kualitas individu pemain Prancis itu dianggap mencukupi untuk memborong berbagai trofi individu tertinggi dalam durasi lama.

"Dia (Kylian Mbappe) datang pada saat yang tepat, ketika Messi dan Cristiano Ronaldo, dua dewa sepak bola, sudah berada di pengujung karier karena usia. Mbappe datang dan saya berharap dia menjadi yang terbaik selama 10 atau 15 tahun ke depan," ujar Eto'o.

"Dia memiliki segalanya untuk menjadi pemain unik yang dibutuhkan sepak bola setelah dua monster tersebut," kata Eto'o menambahkan.

Penilaian Eto'o sejatinya didasari oleh catatan statistik Mbappe yang luar biasa di usia muda. Saat menginjak usia 23 tahun, sang penyerang sudah berhasil mengantarkan Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.

Kendati demikian, kelanjutan karier Mbappe belum bergerak sesuai skenario yang dibayangkan Eto'o. Pascapernyataan tersebut, ia bertahan di PSG selama tiga musim tanpa berhasil meraih trofi Liga Champions maupun gelar Ballon d'Or.

Mbappe kemudian memutuskan memindahkan kariernya ke Liga Spanyol bersama Real Madrid pada 2024. Secara statistik individu, penampilannya bersama Los Blancos di musim pertama tergolong mengesankan meski belum mampu mempersembahkan piala utama.

Catatan menarik justru terjadi pada klub lamanya, PSG. Klub asal Paris tersebut berhasil meraih trofi Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah justru usai kepergian Mbappe.

Guna mewujudkan prediksi Eto'o dan mengejar pencapaian delapan trofi Ballon d'Or milik Lionel Messi, penyerang Real Madrid itu memerlukan konsistensi serta torehan prestasi besar dalam jangka panjang.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed