Sharpe Sebut Rashford Bisa Tembus Ballon dOr Bersama MU
Peluang Marcus Rashford untuk bersaing merebut trofi Ballon d'Or dinilai belum sepenuhnya tertutup jika sang penyerang mampu membangkitkan performanya di Manchester United. Hal tersebut diungkapkan mantan pemain Setan Merah, Lee Sharpe, dilansir dari Bola. Ketidakjelasan masa depan Rashford mencuat usai Barcelona memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 26 juta paun.
Klub Katalonia itu lebih memilih mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi setelah masa pinjamannya berakhir. Selama menjalani masa peminjaman di Spanyol, pemain berusia 28 tahun tersebut sebenarnya tampil produktif. Ia mencatatkan 14 gol dan 14 assist serta mengantarkan Barcelona meraih gelar juara La Liga.
Saat ini, Rashford belum bergabung dalam agenda pramusim Manchester United. Ia masih membela Tim Nasional Inggris yang berlaga pada ajang Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, sang penyerang berpeluang membuktikan kualitasnya di bawah arahan manajer Michael Carrick. Sebelumnya, ia sempat diisukan akan meninggalkan Old Trafford secara permanen pada 2024. Lee Sharpe menilai keputusan mempertahankan Rashford merupakan langkah cerdas bagi Manchester United. Namun, syarat utamanya adalah sang pemain harus memiliki motivasi dan komitmen penuh untuk klub.
"Ini keputusan yang cerdas jika Marcus Rashford memang ingin bermain. Dia pemain yang luar biasa dengan bakat yang juga luar biasa. Saya rasa dia akan menjadi tambahan yang sangat bagus untuk skuad Michael Carrick jika hati dan pikirannya masih bersama Manchester United," ujar Sharpe.
Setan Merah ditegaskan tidak membutuhkan pemain yang tampil tanpa kesungguhan seperti sebelum berlabuh ke Barcelona. Jika siap menghadapi tantangan, Rashford dapat menjadi aset berharga sebagai starter maupun pengganti.
Kualitas teknis penyerang Inggris tersebut dianggap tidak perlu diragukan. Kecepatan, gaya bermain yang agresif, serta keberanian menerobos lini pertahanan lawan menjadi modal utama Rashford menuju level dunia. Mantan pemain sayap kiri Setan Merah periode 1988 hingga 1996 itu meyakini posisi sayap kiri dapat menjadi milik Rashford kembali. Hal tersebut sangat bergantung pada etos kerja dan mentalitas bertanding sang pemain.
Tantangan Menuju Panggung Ballon d'Or
Sharpe menambahkan bahwa konsistensi performa menjadi kunci utama bagi Rashford untuk menembus nominasi penghargaan individu bergengsi tersebut. Sepanjang kariernya, Rashford belum pernah masuk daftar 30 besar nominasi Ballon d'Or.
Penampilan terbaik Rashford tercatat pada musim 2022/2023 di bawah asuhan Erik ten Hag. Saat itu, pemain yang pernah dipinjamkan ke Aston Villa tersebut berhasil mencetak 30 gol di seluruh kompetisi. Untuk bersaing memperebutkan Ballon d'Or, kontribusi lini serang Rashford harus ditingkatkan secara signifikan.
Ia perlu menyamai produktivitas penyerang papan atas dunia seperti Kylian Mbappe dan Harry Kane. Selain pencapaian individu, Manchester United juga harus mampu bersaing di level tertinggi Premier League maupun Liga Champions. Keberhasilan tim menjadi faktor krusial yang mendongkrak peluang sang pemain.
Sejarah Ballon d'Or memang pernah mencatatkan pemenang mengejutkan seperti Michael Owen dan Pavel Nedved. Sharpe menilai jika Rashford meraih penghargaan tersebut, kejutan yang tercipta akan setara dengan kisah Leicester City saat menjuarai Premier League musim 2015/2016.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow