Wabup Gorontalo Resmikan Jembatan Bailey di Pulubala Hasil Hibah
Akses transportasi masyarakat Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, resmi pulih usai jembatan penghubung utama yang sempat ambruk kini dapat digunakan kembali. Pemulihan konektivitas wilayah tersebut ditandai dengan peresmian Jembatan Bailey oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo pada Sabtu (15/8/2026), seperti dilansir dari Ulanda.
Infrastruktur besi rakitan ini merupakan aset yang dipinjamkan oleh PT Pani Gold Mine guna membantu kebutuhan fasilitas penyeberangan publik. Sebelum peresmian secara formal digelar, warga setempat sebenarnya telah memanfaatkan struktur jembatan tersebut selama kurang lebih tujuh bulan terakhir.
Keberadaan sarana penyeberangan ini menjadi sarana vital bagi lalu lintas harian warga. Fasilitas tersebut mempermudah anak-anak pergi ke sekolah, mendukung mobilitas harian, serta menghidupkan kembali kegiatan ekonomi lokal yang sempat lumpuh selama 1,5 tahun akibat terputusnya jembatan lama.
Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus menekankan betapa pentingnya keberadaan jalur ini bagi kawasan pemukiman warga. Ia menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin dengan pihak swasta dalam menyediakan fasilitas darurat yang aman.
"Jembatan ini sangat vital bagi mobilitas warga dan anak-anak sekolah. Kami berterima kasih kepada PT Pani Gold Mine atas kolaborasi dan pinjaman aset jembatan ini, sehingga masyarakat Pulubala kembali memiliki akses yang aman," kata Tonny.
Tonny menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor usaha menjadi solusi konkret untuk menjawab percepatan penanganan infrastruktur dasar di lapangan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pani Gold Mine Boyke Abidin menjelaskan bahwa pemberian bantuan infrastruktur merupakan bagian dari implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat di wilayah Provinsi Gorontalo.
"Keberadaan Pani Gold Mine tidak hanya berfokus pada kegiatan operasi pertambangan di Pohuwato, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Gorontalo, salah satunya melalui dukungan infrastruktur dan penyerapan tenaga kerja lokal," ujar Boyke.
Selain meresmikan proyek fisik, agenda pertemuan antara Pemkab Gorontalo dan manajemen perusahaan turut membahas potensi penerimaan daerah dari industri pertambangan. Diskusi tersebut mencakup pengoptimalan Dana Bagi Hasil (DBH) mineral dan batubara serta kontribusi royalti untuk membiayai pembangunan daerah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow