Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina Usai Karier 21 Tahun

Smallest Font
Largest Font

Kapten Timnas Argentina Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari panggung internasional bersama La Albiceleste pada Senin (31/8/2026). Keputusan ini mengakhiri masa bakti 21 tahun sang megabintang Inter Miami yang mencatatkan 207 penampilan dan 125 gol, sebagaimana dilansir dari Bola.

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memberikan penghormatan resmi atas dedikasi pemain berusia 39 tahun tersebut. Selama masa kepemimpinannya, Messi berhasil membawa Argentina menjuarai Copa America 2021, Piala Dunia 2022, hingga Copa America 2024.

AFA memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi sang kapten selama berseragam tim nasional.

"Terima kasih telah menjadi kapten kami," tulis AFA dalam pesan penghormatannya.

Rekor Messi di Piala Dunia mencakup 34 pertandingan, 33 kontribusi gol, 12 assist, 140 tembakan, 64 tembakan tepat sasaran, 99 peluang, 19,6 expected goals, dan 250 dribel sukses. Pada Piala Dunia 2026, ia mencetak delapan gol, termasuk hattrick ke gawang Aljazair, serta mengumpulkan total 21 gol sepanjang sejarah turnamen.

Pihak federasi menilai perjalanan karier sang megabintang telah menorehkan jejak mendalam bagi sejarah dan identitas sepak bola negara tersebut.

"Federasi Sepak Bola Argentina hari ini hanya ingin mengatakan terima kasih. Ada kisah yang melampaui hasil, rekor, dan gelar," tulis AFA.

AFA menambahkan bahwa perjalanan karier sang kapten telah menyatu dengan identitas bangsa.

"Ada kisah yang menjadi bagian dari identitas sebuah negara. Sejarah Lionel Messi bersama Timnas Argentina adalah salah satunya," tulis AFA.

Federasi menegaskan peran sentral Messi dalam membawa La Albiceleste mengarungi berbagai kompetisi tertinggi.

"Sebagai pemain, kapten, dan panutan, Messi menjadi protagonis salah satu era paling gemilang dalam sejarah tim kami. Dia memenangkan Copa America, Finalissima, dan Piala Dunia," tulis AFA.

Dampak kehadiran Messi dinilai memberikan pengaruh yang jauh melampaui raihan trofi di lapangan.

"Namun, warisannya melampaui trofi. Dia meninggalkan cara memahami sepak bola, cara mewakili negara, serta ikatan unik dengan jutaan rakyat Argentina," tulis AFA.

Federasi mengapresiasi setiap perjuangan yang telah dicurahkan sang pemain di atas lapangan hijau.

"Terima kasih untuk setiap gol, setiap assist, setiap dribel, setiap pertandingan. Untuk setiap pelukan setelah kemenangan dan setiap air mata setelah kekalahan," tulis AFA.

Rasa terima kasih juga disampaikan atas komitmen Messi dalam membawa nama negara ke tingkat dunia.

"Terima kasih karena telah membela jersey kami di setiap panggung dan membawa nama Argentina ke puncak," tulis AFA.

AFA menyematkan makna mendalam pada nomor punggung 10 yang diidentikkan dengan keberadaan sang kapten.

"Terima kasih telah menjadi kapten kami. Jersey nomor 10 akan selamanya dikaitkan dengan namamu. Namun, nomor itu juga akan dikaitkan dengan sebuah generasi yang belajar untuk tidak pernah berhenti berusaha," tulis AFA.

Ketangguhan Messi dalam bangkit dari masa-masa sulit sebelum mencapai puncak kejayaan turut mendapat sorotan.

"Karena sebelum kejayaan, ada kejatuhan, kritik, final yang hilang, dan masa-masa sulit. Dan tepat setelah setiap pukulan itu, kamu memilih untuk kembali. Itu juga warisanmu," tulis AFA.

AFA menutup pernyataan resminya dengan ucapan perpisahan mendalam bagi sang pemain.

"Terima kasih untuk semuanya, Leo. Terima kasih telah mewakili Argentina. Terima kasih telah mengubah begitu banyak mimpi menjadi kenyataan," tulis AFA.

Pernyataan tersebut diakhiri dengan penegasan posisi Messi dalam sejarah sepak bola Argentina.

"Cerita ini terus berlanjut. Namun legenda itu, selamanya, adalah milikmu," tulis AFA.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed