Eduardo Camavinga Tolak Manchester United dan Bertahan di Real Madrid
Gelandang bertahan Eduardo Camavinga memutuskan bertahan di Real Madrid dan menolak minat Manchester United pada Selasa (11/8/2026). Keputusan pemain asal Prancis tersebut membuat Manchester United harus mencari opsi lain untuk memperkuat lini tengah mereka, dilansir dari Bola.
Setan Merah sebenarnya membutuhkan gelandang berkarakter defensif untuk melengkapi rekrutan anyar Andrey Santos dan Youri Tielemans. Namun, perubahan rencana lini tengah Real Madrid justru semakin memantapkan komitmen Camavinga di Santiago Bernabeu.
Pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan situasi kontak antara pihak klub Inggris tersebut dengan agen sang pemain.
"Manchester United menghubungi agen Camavinga pada Juli. Mereka ingin mendapatkan informasi mengenai situasinya," ujar Romano melalui YouTube.
Romano menegaskan bahwa sikap pemain berusia 23 tahun itu tidak mengalami perubahan sama sekali sejak awal negosiasi.
"Namun, jawaban Camavinga kepada semua klub, termasuk Manchester United dan klub-klub lain yang tertarik sebelumnya, selalu sama. Camavinga ingin bertahan di Real Madrid," lanjut Romano.
Sikap tegas sang gelandang bertahan dipastikan tetap konsisten di tengah berbagai rumor kepindahan.
"Dia ingin terus bermain di Real Madrid dan tidak mengubah pikirannya. Jadi, sampai hari ini tidak ada perubahan dan dia tetap ingin bertahan di sana," tutur Romano.
Keputusan Camavinga semakin bulat setelah kepindahan Rodri ke Madrid dipastikan batal terjadi.
"Dan sekarang, dengan Rodri tidak bergabung dengan Real Madrid, Camavinga semakin termotivasi untuk bertahan dan terus berusaha meyakinkan Jose Mourinho," imbuh Romano.
Kegagalan memboyong Camavinga membuat Manchester United mengalihkan target ke sejumlah nama lain, seperti Manu Kone, Sander Berge, Carlos Baleba, dan Tyler Adams. Selain itu, MU juga mendapat penawaran untuk merekrut pemain muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow