Striker Vietnam Protes Nilai Pasar Timnas Indonesia di Piala AFF

Smallest Font
Largest Font

Persaingan Timnas Indonesia dan Vietnam pada ajang Piala AFF 2026 terus berlanjut di luar lapangan pertandingan. Striker naturalisasi asal Vietnam, Rafaelson Bezerra Fernandes atau Nguyen Xuan Son, secara terbuka menyampaikan protes terhadap angka nilai pasar skuadnya seperti dikutip dari Bola.

Protes tersebut dilayangkan karena nilai pasar tim nasional Vietnam tercatat berada jauh di bawah total harga pasar yang dimiliki oleh skuad Garuda.

Berdasarkan data yang dirilis situs statistik Transfermarkt, Indonesia menempati urutan teratas sebagai kontestan bernilai pasar paling tinggi di Piala AFF 2026.

Skuad asuhan pelatih John Herdman tersebut mencatatkan total harga pasar pemain mencapai 9,43 juta euro. Apabila dikonversi ke dalam mata uang rupiah, nilai nominal itu setara dengan Rp195,16 miliar.

Sementara itu, Timnas Vietnam berada di posisi tertinggi kedua di bawah Indonesia. Skuad berjuluk The Golden Star Warriors ini mengantongi keseluruhan nilai pasar sebesar 6,63 juta euro atau sekitar Rp137,21 miliar.

Perbedaan selisih angka pasar yang tergolong cukup jauh ini memicu ketidakpuasan dari Rafaelson Bezerra Fernandes. Penyerang kelahiran Brasil yang telah menyandang nama Vietnam, Nguyen Xuan Son, itu pun melontarkan tanggapannya di media sosial.

"Hallo, Transfermarkt. Saya rasa Anda perlu mengoreksi market value tersebut. Itu tidak benar. Tolong lihatlah nilai dari rekan-rekan saya," tulis Rafaelson saat mengomentari unggahan akun Instagram @seasiagoal.

Pernyataan kritis dari sang striker kian memanaskan tensi rivalitas kedua negara. Padahal, pertemuan antara Indonesia dan Vietnam di fase Grup A sebelumnya telah tuntas dengan kemenangan untuk The Golden Star Warriors.

Faktor Pendorong Nilai Pasar Skuad

Tingginya total market value yang diraih oleh Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 tidak terlepas dari kehadiran deretan pemain naturalisasi. John Herdman membawa setidaknya 12 pemain keturunan ke dalam kompetisi kawasan Asia Tenggara ini.

Bek keturunan Indonesia-Belanda, Justin Hubner, tercatat sebagai pilar dengan nilai pasar termahal di skuad Garuda. Meskipun demikian, pemain Fortuna Sittard ini akhirnya batal bergabung karena tidak mengantongi izin klub.

Selain Justin Hubner, nilai pasar tinggi Indonesia disokong oleh sejumlah amunisi utama lainnya. Di antaranya Thom Haye dengan nilai Rp15,64 miliar, Rizky Ridho sebesar Rp11,3 miliar, serta Sandy Walsh yang berharga Rp10,4 miliar.

Rincian Harga Pasar Pemain Vietnam

Di kubu lawan, Rafaelson justru menjadi sosok pemain dengan angka pasaran paling mahal dalam skuad Timnas Vietnam. Nilai pasar penyerang naturalisasi ini berada di angka 550 ribu euro atau setara Rp11,38 miliar.

Pada urutan kedua pemain termahal Vietnam, terdapat nama bintang sekaligus kapten tim, Nguyen Quang Hai. Sang gelandang dipatok dengan harga pasar 400 ribu euro atau setara Rp8,27 miliar.

Selanjutnya, pilar Vietnam lainnya yang menopang angka market value tim adalah Tien Anh Truong. Pemain ini dibanderol dengan nilai pasar mencapai 275 ribu euro atau setara Rp5,6 miliar.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed