Piala Presiden 2026 Gelar Final dan Perebutan Tempat Ketiga di Bali
Babak puncak Piala Presiden 2026 bakal menyajikan laga perebutan tempat ketiga dan partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis (9/5/2026), dilansir dari Bola. Persib Bandung dan Persebaya Surabaya memperebutkan gelar juara, sedangkan Persija Jakarta dan Arema FC bertanding memperebutkan posisi ketiga.
Direktur SCM, Harsiwi Achmad, mengungkapkan tayangan turnamen tersebut mencatatkan kenaikan performa signifikan dari sisi pemirsa televisi. Capaian rata-rata share siaran dari fase grup hingga semifinal berada di angka 24,5 persen, sementara rating mencapai 4,5 atau melonjak 16 persen dibanding edisi sebelumnya.
"Kalau dari fase grup hingga semifinal ini average share-nya 24,5, sementara rating-nya 4,5 naik 16 persen dari tahun sebelumnya. Ini luar biasa, benar-benar menjadi hiburan bagi masyarakat Indonesia," ujar Harsiwi Achmad, Direktur SCM.
Pada edisi mendatang, format Piala Presiden dipastikan mengalami perombakan total oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Kompetisi tidak lagi melibatkan klub BRI Liga 1 dan Liga 2, melainkan diisi oleh 64 tim dari Liga 3 dan Liga 4.
Pertumbuhan penonton tercatat paling tinggi pada fase semifinal. Pertandingan antara Persib dan Persija membukukan pangsa pemirsa mencapai 38,7 persen, atau tumbuh 16 persen dari babak semifinal pada edisi turnamen lalu.
"Semifinal kemarin rating dan share-nya luar biasa. Persib Vs Persija itu audience share-nya 38,7. Artinya hampir 40 persen penduduk Indonesia saat itu nontonnya ya semifinal Piala Presiden 2026," jelas Harsiwi Achmad, Direktur SCM.
Lonjakan minat penonton tersebut dinilai tak lepas dari sejumlah faktor teknis maupun non-teknis yang menyertai jalannya ajang tahunan ini.
"Kalau kita bandingkan di semifinal di turnamen edisi sebelumnya naiknya 16 persen. Ini performa yang sangat luar biasa," sambung Harsiwi Achmad, Direktur SCM.
Pengelola siaran merinci enam faktor utama penyebab tingginya pemirsa turnamen, yakni partisipasi klub populer, kompetisi yang sengit berkat nilai hadiah besar, promosi masif, kualitas siaran, peran pemberitaan media, serta penayangan di saluran televisi utama.
"Faktor pertama adalah pemilihan klub dengan basis suporter besar, kemdian pertandingan yang berlangsung dengan sangat menarik. Para peserta serius mungkin karena hadiahnya luar biasa," jelas Harsiwi Achmad, Direktur SCM.
Keenam poin pendukung tersebut dinilai saling berkaitan dalam membangun daya tarik kompetisi di tengah masyarakat.
"Yang ketiga promosi pertandingan sangat baik. Lalu produksi siaran yang bagus. Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada media yang menulis mengenai Piala Peresiden 2026, menjadikan hype-nya luar biasa, dan yang keenam karena tayang di TV nomor satu," tandas Harsiwi Achmad, Direktur SCM.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow