Srikandi Merdeka Cup Jadi Ajang Pembuktian Pesepak Bola Putri Indonesia
Sebanyak 46 pesepak bola putri terpilih memperkuat dua tim Indonesia, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, dalam turnamen internasional Srikandi Merdeka Cup di Kudus. Pembinaan ini diawali dari MilkLife Soccer Challenge hingga HYDROPLUS Soccer League, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pengembangan bakat ini diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui rangkaian Women’s Soccer Trilogy. Sebanyak 43 pemain disaring dari HYDROPLUS Soccer League, di mana sembilan di antaranya merupakan alumnus MilkLife Soccer Challenge yang telah dibina sejak sekolah dasar.
Para pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge pada kelompok usia U-10 dan U-12 tersebut melanjutkan kiprah mereka ke level U-15 dan U-18 di HYDROPLUS Soccer League 2025/2026. Empat pemain memperkuat Garuda Pertiwi, sementara lima lainnya membela Putri Nusantara.
Penyerang Garuda Pertiwi, Kesya Arabela Manisya Nian, mencetak gol saat timnya menang 7-0 atas Thailand pada laga pembuka Grup A, Jumat (14/8/2026). Pemain asal Papua yang membela Arema FC Women itu mengungkapkan kebanggaannya bisa berseragam tim nasional.
"Rasanya bangga banget karena ini merupakan pertandingan pertama saya bareng Indonesia. Tahun lalu saya enggak bisa main, dan sekarang bersyukur banget diberikan kesempatan untuk bermain bersama tim Indonesia," ujar Kesya, Penyerang Garuda Pertiwi.
Sebelumnya, Kesya sempat memperkuat tim All-Stars Surabaya pada 2025 dan masuk skuad HYDROPLUS Strikers di JSSL Singapore 7’s 2025. Ia juga pernah dipanggil ke Timnas Indonesia U-16 asuhan Timo Scheunemann.
"Puji Tuhan bisa sampai di titik ini. Perjuangan saya tidak sia-sia, sudah melewati begitu banyak momen sejak MilkLife Soccer Challenge, kemudian kemampuan saya meningkat di HYDROPLUS Soccer League, dan sekarang bisa ada di timnas U-16, rasanya wow banget dan membuat saya bangga," kata Kesya, Penyerang Garuda Pertiwi.
Sementara itu, pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, menggeser posisi Asyifa Sholawa Farizqi dari penyerang menjadi bek tengah di Grup B. Perubahan posisi tersebut diputuskan usai melihat performa impresif Asyifa dalam latihan sebelum turnamen.
"Ketika kami berlatih dalam dua pekan sebelum turnamen ini, saya mencobanya bermain di pertahanan dan dia sangat bagus. Tidak ada yang bisa melewatinya. Lalu ketika saya menyampaikan ide tersebut kepadanya, dia juga mau, jadi itu yang kami lakukan," kata Takumi Taniguchi, Pelatih Putri Nusantara pada konferensi pers, Senin (17/8/2026).
Asyifa, pemain asal Kudus yang mengoleksi berbagai gelar individu sejak MilkLife Soccer Challenge 2023, menyambut positif keputusan sang pelatih.
"Saya menikmatinya, karena bagi saya ketika pelatih menginginkan saya untuk bermain di posisi apa pun, saya selalu siap untuk melakukannya," ujar Asyifa, Bek Tengah Putri Nusantara.
Pemain yang sempat membela Spegaku Balistha U-15 dan Putri Surakarta U-15 itu mengaku tidak mengira bisa menembus skuad internasional.
"Senang banget, enggak pernah menyangka bisa berada di titik sekarang," ujar Asyifa, Bek Tengah Putri Nusantara.
Asyifa membagikan harapannya setelah mendapat kesempatan bertanding di ajang internasional tersebut.
"Awalnya saya enggak menyangka kalau bisa masuk tim nasional, apalagi bisa ikut turnamen internasional seperti ini," kata Asyifa, Bek Tengah Putri Nusantara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow