Harga Cabai dan Beras di Pasar Tradisional Turun Per 15 Agustus 2026
Harga komoditas bahan pangan pokok atau sembako secara nasional mencatatkan penurunan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Penurunan harga ini dipimpin oleh komoditas beras dan varian cabai yang menjadi kebutuhan utama masyarakat harian.
Berdasarkan pantauan data bahan pangan nasional, tren penurunan harga beras terjadi pada jenis beras medium maupun beras premium. Penurunan ini memberikan angin segar bagi daya beli masyarakat di tengah dinamika pasar pertengahan bulan.
Data terbaru mencatat harga beras medium kini berada di angka Rp13.565 per kilogram, melandai dari posisi sebelumnya yang menyentuh Rp13.835 per kilogram. Sementara itu, beras premium juga mengalami koreksi tipis menjadi Rp15.920 per kilogram dari sebelumnya Rp15.965 per kilogram.
Kondisi Harga Beras SPHP dan Komoditas Pokok Lainnya
Untuk beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), harga tercatat stabil di kisaran Rp12.452 per kilogram. Ketersediaan beras SPHP terus disalurkan guna memitigasi lonjakan harga di tingkat pedagang eceran.
Di sektor bumbu dapur, penurunan paling signifikan terlihat pada komoditas cabai. Harga cabai merah keriting merosot menjadi Rp53.624 per kilogram dari sebelumnya mencapai Rp59.643 per kilogram. Cabai rawit merah turut melandai ke tingkat Rp46.153 per kilogram dari posisi sebelumnya di Rp47.887 per kilogram, sedangkan cabai merah besar bertengger di angka Rp45.487 per kilogram.
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Per 15 Agustus 2026
Selain beras dan cabai, sejumlah komoditas sumber protein dan bahan mentah lainnya menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi namun cenderung terkendali di pasar tradisional.
Komoditas protein hewani seperti daging sapi berada di angka Rp135.540 per kilogram. Untuk daging ayam ras tercatat seharga Rp38.437 per kilogram, sementara telur ayam ras dijual dengan rata-rata Rp30.171 per kilogram.
Tabel Perbandingan Harga Komoditas Sembako
Berikut adalah tabel rincian harga bahan pangan pokok nasional yang dihimpun dari laporan data komoditas pasar:
| Jenis Komoditas | Satuan | Harga Hari Ini (Rp) |
|---|---|---|
| Beras Medium | Kg | 13.565 |
| Beras Premium | Kg | 15.920 |
| Beras SPHP | Kg | 12.452 |
| Cabai Rawit Merah | Kg | 46.153 |
| Cabai Merah Keriting | Kg | 53.624 |
| Cabai Merah Besar | Kg | 45.487 |
| Bawang Merah | Kg | 39.713 |
| Daging Sapi | Kg | 135.540 |
| Daging Ayam Ras | Kg | 38.437 |
| Telur Ayam Ras | Kg | 30.171 |
| Kedelai Impor | Kg | 10.519 |
| Jagung | Kg | 6.244 |
| Ikan Tongkol | Kg | 36.444 |
| Ikan Bandeng | Kg | 37.341 |
Pergerakan Harga Komoditas Hasil Laut dan Pangan Lainnya
Untuk sektor perikanan, harga ikan tongkol berada di tingkat Rp36.444 per kilogram, sedangkan ikan bandeng dipasarkan seharga Rp37.341 per kilogram. Di sisi lain, harga kedelai impor tercatat Rp10.519 per kilogram dan jagung berada di posisi Rp6.244 per kilogram.
Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah stabil di kisaran Rp39.713 per kilogram. Secara keseluruhan, pasokan bahan pangan di pasaran dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Faktor Pendukung Kelancaran Pasokan Pasar
Adapun beberapa faktor pendukung yang menjaga kestabilan dan penurunan harga beberapa komoditas pangan di pasar tradisional di antaranya meliputi:
- Kelancaran distribusi pasokan pangan dari daerah sentra produksi ke pasar induk.
- Panen berkala di sejumlah wilayah produsen yang menambah volume ketersediaan barang.
- Intervensi stabilisasi pasokan pangan yang terus dilakukan oleh lembaga pemerintah terkait.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Pemantauan harga bahan pangan akan terus dilakukan secara berkala oleh pihak berwenang guna memastikannya tetap berada dalam rentang wajar dan tidak mengganggu daya beli masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow