Real Madrid Minta UEFA Cabut Gelar Barcelona Terkait Kasus Negreira

Smallest Font
Largest Font

Presiden Real Madrid Florentino Perez meminta UEFA menjatuhkan sanksi berat berupa pencabutan gelar juara Barcelona periode 2001-2018 setelah dirinya menyerahkan dokumen khusus terkait kasus Negreira pada Mei 2026.

Langkah tegas ini diambil oleh Florentino Perez tidak lama setelah dirinya kembali memenangkan pemilihan presiden Real Madrid pada Minggu waktu setempat dengan perolehan suara 65 persen. Dilansir dari Bola, klub ibu kota Spanyol tersebut dilaporkan telah menyerahkan dokumen setebal 500 halaman yang merinci dugaan skandal korupsi terbesar dalam sejarah sepak bola.

Pihak Real Madrid mendesak agar rival abadi mereka tidak hanya dilarang tampil dalam kompetisi Eropa, melainkan juga dihapus catatan prestasinya pada periode tersebut. Kasus ini berpusat pada dugaan aliran dana dari Barcelona sebesar 8,4 juta euro kepada sejumlah perusahaan milik mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira.

Perez menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas di tingkat interasional demi keadilan dalam dunia olahraga.

"Korupsi sistematis dalam kasus Negreira... Bagaimana mungkin kita melupakannya begitu saja?" kata Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Perez menjelaskan bahwa pihak klub telah melakukan komunikasi intensif dengan badan tertinggi sepak bola Eropa mengenai ketiadaan preseden hukum serupa.

"Kami sedang menyiapkan dokumen setebal 500 halaman yang akan saya kirimkan kepada UEFA setelah kompetisi berakhir. Saya sudah berbicara dengan mereka. Tidak ada preseden untuk kasus seperti ini dalam sejarah sepak bola dunia. Ini adalah kasus korupsi terbesar yang pernah ada," cetus Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Hingga saat ini, UEFA belum menutup investigasi secara resmi dan masih menganalisis seluruh bukti sebelum menentukan sanksi yang berwenang melucuti empat gelar Liga Champions milik Barcelona.

"Menurut saya, ini salah satu kasus paling serius yang pernah saya lihat dalam sepak bola," ujar Aleksander Ceferin, Presiden UEFA.

Pihak Barcelona sendiri membantah tuduhan suap tersebut dan menyatakan pembayaran dilakukan atas jasa Negreira sebagai konsultan yang menyusun laporan mengenai pemain muda serta analisis perwasitan profesional.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed