FIFA Larang Nepal Ikuti Kompetisi Sepak Bola Internasional Karena Campur Tangan

Smallest Font
Largest Font

FIFA menjatuhkan sanksi larangan tampil di seluruh kompetisi internasional terhadap Nepal akibat campur tangan pihak ketiga dalam Asosiasi Sepak Bola Nepal (ANFA), mulai berlaku sejak 24 Juni 2026, dilansir dari Bola. Negara Asia Selatan tersebut menempati peringkat ke-177 dunia menurut ranking FIFA terbaru dan kini tidak dapat mengikuti agenda internasional apa pun sampai ada keputusan lanjutan dari FIFA. Sanksi ini muncul setelah Dewan Olahraga Nasional Nepal sebelumnya menjatuhkan pembekuan ANFA selama tiga bulan, yang kemudian dicabut, namun FIFA tetap menilai terjadi pelanggaran serius terhadap statuta organisasi.

"Namun, setelah mendapat peringatan dari FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Nepal tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi internasional apa pun," kata talkSPORT.

FIFA menilai tindakan campur tangan tersebut sebagai pelanggaran berat sehingga ANFA kehilangan hak keanggotaan hingga pemberitahuan lebih lanjut. "ANFA telah kehilangan seluruh hak keanggotaannya sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Anggaran Dasar FIFA hingga pemberitahuan lebih lanjut," ujar pernyataan resmi FIFA.

Selain timnas, seluruh klub asal Nepal dilarang mengikuti kompetisi internasional serta tidak dapat menerima bantuan dana dan pelatihan dari FIFA maupun AFC selama masa hukuman. Laporan Kathmandu Post menyebut Dewan Olahraga Nasional Nepal menolak mengakui hasil pemilihan ANFA, sementara masa jabatan komite eksekutif yang dipimpin Presiden Pankaj Bikram Nembang telah berakhir.

Situasi ini memaksa FIFA mengambil langkah tegas untuk menjaga independensi organisasi sepak bola di Nepal. FIFA juga meminta anggotanya untuk tidak melakukan kontak olahraga dengan ANFA selama sanksi berlaku. "Perwakilan ANFA dan tim-tim klub tidak lagi berhak mengikuti kompetisi internasional hingga sanksi penangguhan dicabut," lanjut FIFA. Meski demikian, FIFA masih membuka peluang pencabutan sanksi sebelum Kongres FIFA berikutnya.

"Biro Dewan atau Dewan FIFA dapat mencabut penangguhan ini kapan saja sebelum Kongres FIFA berikutnya berlangsung," tambah FIFA.

Nepal belum pernah tampil di turnamen besar dunia, dengan prestasi terbaik menjuarai AFC Solidarity Cup 2016 dan ranking tertinggi ke-124 dunia pada 1993-1994. Nepal menjadi negara kedua setelah Rusia yang terkena larangan tampil di seluruh kompetisi internasional akibat pelanggaran serupa. Rusia masih menjalani hukuman menyusul invasi ke Ukraina. "Keputusan FIFA melarang Nepal berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola internasional ini muncul di tengah kritik terhadap organisasi selama Piala Dunia musim panas ini," ujar talkSPORT.

Presiden FIFA Gianni Infantino juga menghadapi kritik terkait sejumlah kontroversi, termasuk larangan masuk Amerika Serikat terhadap wasit asal Somalia, Omar Artan, dan aktivitas latihan Timnas Iran di luar wilayah AS.

Meski mendapat kritik, FIFA tetap menunjukkan sikap tegas dalam menjaga independensi federasi sepak bola nasional.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow