Panitia SMANTIG RUN 2026 Menunggak Utang Pengadaan Kegiatan Rp50 Juta

Smallest Font
Largest Font

Panitia pelaksana ajang lari SMANTIG RUN 2026 di Gorontalo masih menunggak kewajiban pembayaran senilai lebih dari Rp50 juta akibat defisit anggaran kegiatan. Dilansir dari Ulanda, tunggakan tersebut mencakup bonus pemenang kategori 5 serta 10 kilometer hingga honor petugas lapangan seperti pacer, marshal, dan pembagi racepack.

Kondisi keuangan yang belum membaik membuat sejumlah pihak yang terlibat dalam event pada 9 Agustus 2026 tersebut masih belum memperoleh kompensasi. Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026, Dita Anggraini Polapa, membenarkan kendala finansial yang dialami pihak penyelenggara pada Jumat, 28 Agustus 2026.

"Memang kondisi keuangan panitia saat ini masih minus. Ada beberapa kewajiban yang belum bisa kami bayarkan. Kalau ditotal, kurang lebih utang panitia masih di atas Rp50 juta," kata Dita Anggraini Polapa, Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026.

Defisit keuangan muncul setelah seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan. Sejumlah pos anggaran tidak tertutup karena dana kas panitia tidak mencukupi.

"Saya selaku Ketua Panitia Pelaksana SMANTIG RUN 2026 menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang sampai hari ini masih menunggu penyelesaian pembayaran dari panitia. Kami tidak menutup mata dan tidak menghindari persoalan ini," kata Dita Anggraini Polapa, Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026.

Pihak penyelenggara juga melakukan komunikasi langsung dengan para pihak terkait guna memberikan penjelasan resmi mengenai kendala kas tersebut.

"Kami sudah bertemu dengan perwakilan pemenang podium dan teman-teman komunitas running yang menjadi partner kami. Kami sudah menjelaskan kondisi yang sebenarnya dan meminta pengertian dari semua pihak," kata Dita Anggraini Polapa, Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026.

Meski mekanisme pelunasan bakal dilakukan bertahap, panitia menyatakan komitmen penuh untuk melunasi seluruh hak peserta maupun perangkat lomba.

"Saya tidak akan lari dari tanggung jawab. Kami siap menyelesaikan semuanya, tetapi kami memohon waktu," kata Dita Anggraini Polapa, Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026.

Manajemen penanganan utang piutang ini menjadi fokus utama hingga seluruh tanggungan diselesaikan.

"Kewajiban ini tetap menjadi tanggung jawab panitia dan harus diselesaikan," kata Dita Anggraini Polapa, Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026.

Upaya pencarian dana tambahan turut melibatkan Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 3 Gorontalo (PB IKA SMANTIG) sebagai pihak penanggung jawab utama ajang tersebut.

"PB IKA SMANTIG juga terus bersama kami mencari solusi. Tidak ada yang lepas tangan. Saat ini kami sama-sama berupaya mencari jalan keluar dan sumber dana agar seluruh kewajiban dari event ini bisa segera diselesaikan," kata Dita Anggraini Polapa, Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026.

Pihak penyelenggara meminta tenggat waktu tambahan kepada para kreditor dan pekerja lomba agar proses pencairan dana dapat diselesaikan secara bergelombang.

"Kami mohon kepada semua pihak yang masih memiliki hak dan kaitan utang-piutang dengan panitia untuk bersabar. Kami pastikan semua kewajiban akan kami selesaikan. Kami hanya meminta waktu untuk menuntaskannya satu per satu," kata Dita Anggraini Polapa, Ketua Panitia SMANTIG RUN 2026.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed