Manchester United Gandeng Sponsor Latihan Baru untuk Skuad Utama
Klub raksasa Inggris, Manchester United, resmi menjalin kesepakatan komersial baru untuk perlengkapan latihan tim pria dan wanita. Langkah ini menghadirkan suntikan dana segar yang diproyeksikan memperkuat daya finansial klub menghadapi bursa transfer musim panas 2026, seperti dilansir dari Bola.
Perubahan sponsorship pada kostum latihan tersebut sekaligus menggantikan kerja sama sebelumnya bersama Tezos yang rampung pada Juni 2025. Nilai kontrak komersial teranyar ini dilaporkan menembus angka 20 juta poundsterling atau sekitar Rp 482 miliar per tahun, sebuah rekor tertinggi di dunia untuk kategori perlengkapan latihan.
Peningkatan pemasukan secara signifikan ini memberikan ruang gerak lebih luas bagi manajemen dalam menyusun komposisi tim. Kepastian kembalinya Setan Merah ke panggung Liga Champions musim depan turut mendongkrak posisi tawar klub di mata para mitra komersial global.
Daya tarik merek yang kuat serta jangkauan basis pendukung internasional menjadi pendorong utama keberhasilan negosiasi nilai sponsorship tersebut.
Chief Business Officer Manchester United, Marc Armstrong, menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis ini.
"Kami sangat senang menyambut mitra utama resmi yang baru," ujar Marc Armstrong.
"Skala kemitraan baru yang menarik ini mencerminkan strategi pertumbuhan kami, kekuatan serta daya tarik global Manchester United yang tak lekang oleh waktu, dan kemampuan kami dalam menarik minat merek-merek terkemuka yang ingin menjalin interaksi dengan basis penggemar kami yang sangat luas di seluruh dunia," kata Marc Armstrong.
Kepatuhan terhadap Regulasi Kompetisi
Pihak penyelenggara kompetisi Premier League sejatinya telah menetapkan larangan penggunaan logo perusahaan taruhan pada bagian depan jersey pertandingan mulai musim mendatang. Kendati demikian, ruang lingkup kerja sama yang disepakati Setan Merah dipastikan tetap mematuhi aturan karena hanya mencakup pakaian latihan tim saat sesi persiapan resmi.
Penggalangan dana komersial dari sektor ini bukan hal asing dalam sejarah finansial klub. Manchester United sebelumnya pernah menjalin kerja sama komersial serupa dengan sejumlah perusahaan seperti Betfred, Bwin, hingga Parimatch tanpa menempatkan logo brand tersebut di seragam utama pertandingan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow