Liga Putri Indonesia 2026 Bergulir Kembali Usai Absen Tujuh Tahun
Kompetisi sepak bola putri nasional bertajuk Liga Putri Indonesia (IWL) 2026/2027 dipastikan kembali bergulir. Penyelenggaraan ini mengakhiri jeda panjang setelah ajang serupa absen selama tujuh tahun.
Seperti dilansir dari Bola, sebanyak enam klub dipastikan berpartisipasi dalam kompetisi musim ini, termasuk Persija Jakarta. Keikutsertaan skuad srikandi Ibu Kota menjadi langkah strategis untuk menyediakan wadah kompetitif sekaligus mendorong kemajuan sepak bola putri nasional.
Jadwal kick-off Liga Putri Indonesia 2026/2027 direncanakan berlangsung mulai 17 Oktober 2026. Format pertandingan menggunakan sistem triple round-robin, sehingga setiap kontestan akan bertemu sebanyak tiga kali sepanjang musim reguler.
Setiap tim dipastikan melakoni minimal 15 laga pada fase liga. Selanjutnya, empat klub penghuni papan atas klasemen berhak mengamankan tiket menuju putaran semifinal dan final.
Di sisi lain, persiapan tim nasional putri Indonesia sempat ternoda kekalahan 0-2 dari Singapura pada laga uji coba FIFA Matchday, Rabu (3/6/2026) malam. Usai pertandingan, pelatih Satoru Mochizuki menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung lantaran anak asuhnya gagal menemukan ritme permainan terbaik sejak awal laga.
Kembalinya panggung kompetisi resmi disambut hangat oleh para pesepak bola wanita. Pemain Persija Putri, Risa Afriyani Ulfa, mengungkapkan bahwa kehadiran liga merupakan momen yang sangat dinantikan seluruh pemain setelah vakum sejak 2019.
"Pastinya saya dari sisi pemain sangat-sangat senang. Mungkin bukan cuma saya, tetapi semua pemain yang ada di Indonesia, terutama pemain-pemain senior," kata Risa.
"Tujuh tahun itu bukan waktu yang sebentar, jadi pastinya kita semua sangat antusias untuk mengikuti liga ini," tutur Risa.
Harapan Perkembangan Sepak Bola Putri
Risa, yang pernah merasakan atmosfer kompetisi musim 2019, menilai ada peningkatan positif dari segi persiapan maupun perhatian dari berbagai pihak terhadap ekosistem sepak bola putri saat ini.
Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi pembinaan atlet muda secara berkelanjutan di tanah air.
"Harapan saya, sepak bola putri semakin maju, semakin berkembang, menciptakan banyak talenta, dan bukan cuma kompetisi usia dewasa, tetapi dimulai dari grassroots dan kompetisi-kompetisi lainnya juga terus berjalan," ujar Risa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow