Jordy Wehrmann Bidik Target 10 Besar Bersama Madura United

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, mengusung optimisme tinggi menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027. Pemain berusia 27 tahun ini enggan melihat timnya kembali terjebak dalam zona papan bawah. Seperti dikutip dari Bola, Madura United mengalami masa-masa sulit sepanjang dua musim terakhir.

Laskar Sape Kerrab harus berjuang keras demi terhindar dari ancaman degradasi. Kini, atmosfer positif mulai menyelimuti Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Kehadiran tim kepelatihan baru yang dipimpin Ze Gomes membawa angin segar bagi klub Pulau Garam tersebut.

Proses adaptasi di dalam tim juga berjalan lancar. Jajaran pemain baru, baik lokal maupun asing, sudah mulai berkumpul dan menjalani program latihan bersama.

Wehrmann merasakan adanya peningkatan kualitas secara signifikan selama masa persiapan. Ia menilai kerja sama antarpemain semakin padu dari hari ke hari. "Musim baru, pelatih baru ada banyak pelatih baru.

Pemain lokal pemain asing, ini sudah latihan Bersama dan saling kenal. Saya lihat level latihan kami lebih meningkat," kata Jordy Wehrmann kepada Bola.

Menatap persaingan Super League 2026/2027, Wehrmann menekankan bahwa setiap kontestan berada di posisi yang setara. Semua klub mengawali kompetisi dari titik nol. Kondisi tersebut memberikan peluang yang sama besar bagi seluruh tim. Madura United pun datang dengan motivasi serta energi baru untuk meraih hasil maksimal.

Mengenai sasaran klub, pemain berdarah Belanda ini menetapkan target realistis. Ia yakin Madura United mampu bersaing di papan atas kompetisi musim ini. "Kami pumya motivasi dan energi yang baru, dan musim baru semua musim memulai dengan 0 poin. Saya harap bisa lebih baik, semoga bisa Top 10," jelasnya.

Sisa Kontrak dan Pemulihan Cedera

Jordy Wehrmann tercatat telah berseragam Madura United sejak tahun 2024. Saat ini, mantan pemain Feyenoord tersebut menyisakan masa kontrak satu tahun lagi.

Terkait kabar yang beredar, sempat terjadi kesalahpahaman komunikasi. Hal itu membuat maksud sang pemain tidak tertangkap dengan baik oleh Shin Tae-yong dan PSSI. Di samping fokus mempersiapkan tim, Wehrmann kini tengah berkonsentrasi menjalani proses pemulihan cedera.

Ia mengalami masalah pada bagian bahunya. Cedera dislokasi bahu tersebut didapat saat memperkuat Indonesia All Stars melawan Aston Villa. Pertandingan persahabatan itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 1 Agustus 2026.

Insiden terjadi ketika Wehrmann jatuh dalam posisi tidak menguntungkan. Momen tersebut berlangsung setelah ia menerima tekel dari gelandang Aston Villa, Ross Barkley.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed