Bilal Hasan Bersiap Debut di UFC Fight Night Shanghai

Smallest Font
Largest Font

Petarung MMA berdarah Indonesia, Bilal Hasan, dijadwalkan melakoni laga debut di panggung UFC menghadapi petarung asal Peru, Nilson Rojas, pada ajang UFC Fight Night di Shanghai, China, Sabtu (29/8/2026), dilansir dari Bola.

Pertarungan kelas terbang tersebut bakal masuk dalam jajaran kartu utama atau main card. Selain duel Bilal Hasan, ajang ini juga menyajikan pertarungan kelas bantam antara Umar Nurmagomedov versus Song Yadong. Pada agenda Road to UFC selanjutnya, lima petarung asal Indonesia yakni Billy Pasulatan, Ronal Siahaan, Windri Patilima, Rheza Arianto, dan Eperaim Ginting juga siap tampil.

Persiapan khusus melingkupi fisik dan mental telah dijalani oleh atlet berusia 25 tahun tersebut demi meraih kemenangan. Bilal yang lahir di Hawaii dan besar di Washington, Amerika Serikat, memiliki ikatan emosional kuat dengan Indonesia dari kedua orang tuanya.

"Tekanan sudah biasa, agak gugup tapi mencoba biasa. Mencoba bekerja dengan mental, selalu baca buku, saya melatih pikiran saya juga selain fisik saya, juga selalu salat dan berdoa sebanyak yang saya bisa," kata Bilal Hasan, petarung MMA.

Pengawasan ketat pada fisik dan pengontrolan berat badan turut diperhatikan selama persiapan laga krusial ini. Bilal menerapkan pola makan khusus dengan rutin mengonsumsi berbagai olahan mi demi mendukung kondisi fisiknya.

"Saya harus makan mi, bro. Mi. Kalau ada spaghetti, pasta, atau mungkin pho, atau mi goreng.

Apa pun. Mi apa pun harus dimakan," ujar Bilal Hasan.

Pendekatan bertarung juga disesuaikan agar performanya tetap maksimal di dalam oktagon. Bilal memilih untuk mengontrol ritme laga serta menjaga ketenangan alih-alih terburu-buru mengincar kemenangan cepat.

"Saya mencoba tidak buru-buru, bro. Saya ingin rileks, tenang, dan melakukan apa yang harus saya lakukan," kata Bilal Hasan.

Evaluasi dari perjalanan awal karier profesionalnya menjadi alasan utama perubahan strategi bertarung tersebut. Pengalaman sebelumnya mengajari pentingnya kesabaran di dalam arena.

"Dulu saat awal karier profesional, saya selalu bilang 'aku mau yang cepat, yang cepat', tapi saat berjalan, saya sadar harus bersabar," kata Bilal Hasan.

Keyakinan pada proses bertanding diakui membantu kem Kemudahan dalam mengunci lawan secara alami.

"Setelah bisa menikmati proses dan santai, kuncian atau finish itu datang sendiri. Saya pikir pendekatan pertarungan ini juga akan sama," tegas Bilal Hasan.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed