Xabi Alonso Fokus Bangun Budaya Kuat di Ruang Ganti Chelsea

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Budaya yang kokoh di dalam ruang ganti menjadi salah satu prioritas utama yang sedang dibangun oleh arsitek taktik Chelsea, Xabi Alonso. Dilansir dari Bola, fondasi tersebut dinilai sebagai elemen krusial guna menopang performa tim saat mengarungi ketatnya persaingan sepanjang musim. Penjelasan tersebut disampaikan Alonso dalam sesi konferensi pers menjelang laga pramusim kontra AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.

Mantan peracik strategi Real Madrid ini menegaskan visinya untuk menghadirkan semangat kebersamaan yang solid di internal skuad The Blues.

Menurutnya, atmosfer positif tersebut tidak dapat tercipta secara instan, melainkan melalui proses berkelanjutan yang dipupuk setiap hari. "Kami ingin memiliki semangat tim yang luar biasa," ujar Alonso.

Alonso menilai bahwa keberadaan budaya yang sehat di lingkungan kerja akan membuat para pemain lebih siap ketika menghadapi tekanan kompetisi. Kondisi internal yang harmonis juga diyakini mampu mempererat ikatan emosional di antara seluruh personel pemegang paspor Stamford Bridge tersebut.

"Hal itu dibangun setiap hari melalui budaya yang baik di dalam tim karena ketika momen untuk bersaing datang, Anda akan merasa lebih baik dan memiliki kebersamaan itu," kata Alonso. Juru taktik berkebangsaan Spanyol ini memandang relasi erat antara pemain, staf kepelatihan, dan seluruh elemen klub sebagai bagian integral dari fase perkembangan. Oleh karena itu, ia menghendaki setiap individu di dalam klub memiliki kesamaan visi untuk terus melangkah maju.

"Kepercayaan dan ikatan antara para pemain, staf, serta semua orang yang berada di sekitar tim harus terus berkembang dan menjadi lebih baik," tutur Alonso.

Peran Pelatih dan Kepercayaan Diri Pemain

Di samping membenahi aspek kultural, Alonso menyadari tanggung jawabnya untuk memicu potensi maksimal dari setiap anak asuhnya di lapangan hijau. "Saya akan berusaha membantu dari sisi saya sendiri, mendorong para pemain agar mereka bisa tampil sebaik mungkin dan membantu mereka berkembang," ucap Alonso. Pria berusia 44 tahun itu tidak menampik bahwa konsep kebersamaan dan kepercayaan terdengar seperti jargon klise dalam dunia sepak bola profesional.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa nilai-nilai abstrak tersebut hanya akan memberikan dampak nyata jika diimplementasikan secara konsisten.

"Ini mungkin terdengar seperti kata-kata yang biasa diucapkan, tetapi maknanya sangat besar jika benar-benar diterapkan setiap hari, mulai dari hal yang paling sederhana hingga yang lebih rumit," jelas Alonso. Bagi Alonso, tugas seorang manajer tidak boleh hanya terpaku pada perumusan strategi dan aspek taktis semata.

Mendongkrak rasa percaya diri pemain serta menyediakan ekosistem yang suportif bagi tumbuh kembang tim memegang peranan yang tidak kalah penting. "Selain aspek taktis, saya ingin para pemain merasa sepercaya diri mungkin. Menciptakan budaya yang baik adalah hal yang mendasar. Anda akan merasa lebih baik ketika bertanding jika sebelumnya telah melakukan pekerjaan dengan baik," tegas Alonso.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed