Igor Tolic Apresiasi Dukungan Bobotoh Usai Final Piala Presiden 2026

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengapresiasi dukungan tanpa henti dari para pendukung timnya, Bobotoh, selama gelaran Piala Presiden 2026. Apresiasi tersebut disampaikan setelah Maung Bandung harus puas menjadi runner-up usai kalah dari Persebaya Surabaya di partai puncak pada Kamis (6/8/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.

Tolic menilai Bobotoh sangat memahami dinamika serta kesulitan yang dihadapi para pemain sepanjang turnamen. Meski harus melewati jadwal padat dan berbagai hambatan teknis, Persib dinilai tetap tampil maksimal hingga mencapai babak final.

"Sepanjang turnamen kami selalu memikirkan para penggemar. Kami memiliki banyak masalah yang harus ditangani, tetapi saat berada di Bandung, kami memainkan tiga pertandingan dengan sepenuh hati," jelas Tolic.

Juru taktik asal Kroasia tersebut mengaku sangat terkesan dengan kesetiaan Bobotoh yang terus memberikan suntikan semangat. Gelombang dukungan tersebut dirasakan tim secara konsisten, baik dalam laga kandang maupun saat melakoni laga di luar Jawa.

"Ketika sampai di Bali, kami menerima banyak pesan dukungan. Saya sangat senang mereka ada di belakang kami. Ini adalah kelompok penggemar dan organisasi yang luar biasa," tegas Tolic.

Menurut Tolic, Bobotoh memiliki kedewasaan dan karakter yang unik dalam mengawal tim. Para pendukung tak segan melontarkan kritik membangun saat performa tim menurun, tetapi tetap berada di barisan terdepan ketika tim membutuhkan pengawalan.

"Ya, yang saya suka adalah mereka akan menunjukan jika ada hal yang kurang baik dari diri kami, tetapi mereka juga akan membela tim dan klub ini. Itu adalah dukungan yang berada di tingkat tertinggi," imbuh Tolic.

Mantan asisten pelatih Bojan Hodak ini juga menyoroti daya juang anak asuhnya yang pantang menyerah. Dalam partai final melawan Persebaya, Persib sempat tertinggal 0-1 sebelum menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan terus berjuang keras walau harus bermain dengan 10 orang hingga adu penalti.

"Beberapa pemain tampil sangat baik, beberapa pemain lagi mungkin tidak begitu baik. Namun, pada akhirnya motivasi mereka tidak diragukan, cara mereka bermain, bagaimana mereka turun ke lapangan dan keinginan mereka untuk menang," tutur Tolic.

Ekspektasi tinggi kini dialihkan ke persiapan kompetisi Super League dan kualifikasi Liga Champions Asia. Tolic optimistis kerja keras seluruh komponen tim selama pramusim menjadi modal berharga untuk mengarungi musim baru.

"Penalti adalah lotre, meski kami tertinggal 0-1, kami bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Bahkan kami tetap berjuang, meski pemain kami berkurang," ungkap Tolic.

Pelatih berusia 48 tahun itu menegaskan bahwa perjuangan yang ditunjukkan para pemain di lapangan tetap memberikan kebanggaan tersendiri bagi para pendukung setia Maung Bandung.

"Saya pikir para Bobotoh bisa bangga dengan apa yang mereka lihat dari penampilan tim dan bagaimana kami akan bermain musim depan," pungkas Tolic.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed