Wali Kota Gorontalo Perbaiki Jalan Taman Buah di Wonggaditi Timur
Alat berat resmi dikerahkan untuk memperbaiki Jalan Taman Buah di Kelurahan Wonggaditi Timur, Kecamatan Kota Utara. Proyek ini mengakhiri keluhan panjang masyarakat setempat terkait kerusakan akses jalan lingkungan yang parah.
Kondisi permukaan jalan yang berlubang dan tergenang air saat hujan sebelumnya mengganggu mobilitas harian. Keadaan tersebut bahkan membuat wilayah tersebut sering mendapat ejekan dari warga luar daerah, seperti dilansir dari Ulanda.
"Kami sering dibully. Orang bilang jalan di sini lebih baik ditanami pisang daripada dipakai kendaraan. Alhamdulillah sekarang akhirnya diperbaiki," kata Naning Hambali, warga Wonggaditi Timur.
Naning mengungkapkan rasa lega karena janji perbaikan yang berulang kali didengar warga akhirnya terealisasi. Pengerjaan fisik di lapangan terbukti mulai berjalan nyata setelah sekian lama menunggu.
"Dari dulu hanya diberi tahu akan diperbaiki, tapi tidak pernah dikerjakan. Sekarang baru benar-benar mulai," ujarnya.
Pengerjaan ruas ini masuk dalam program percepatan infrastruktur Pemerintah Kota Gorontalo. Selain Jalan Taman Buah, pembenahan juga dilakukan di Jalan Pangeran Hidayat II dan Jalan Zainal Umar Sidiki.
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea meninjau langsung lokasi pengerjaan pada Kamis, 30 Juli 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses pengawasan sesuai standar dan target waktu yang ditetapkan.
Andi Madin Hasan, warga lainnya, menyebutkan akses tersebut pertama kali dibangun pada periode kepemimpinan Adhan Dambea sebelumnya. Setelah itu, jalur ini sempat dicor pihak swasta namun kembali rusak akibat minimnya pemeliharaan.
"Sempat ada pengecoran oleh pihak swasta, tapi kembali rusak. Karena itu kami bersyukur sekarang ada perbaikan lagi," kata Andi.
Andi menambahkan bahwa langkah pemerintah kota menjadi solusi atas pembiaran kerusakan yang berlangsung lama.
"Jalan yang dulu dibangun, sekarang diperbaiki kembali. Kami tentu berterima kasih karena akhirnya ada tindakan nyata," lanjutnya.
Pemerintah Kota Gorontalo mengalokasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi untuk membiayai proyek tiga ruas jalan tersebut di tengah kebijakan efisiensi anggaran pusat.
Adhan Dambea memberikan apresiasi atas kontribusi masyarakat yang disiplin memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat Kota Gorontalo yang taat membayar pajak. Dari dana itulah pembangunan tetap bisa berjalan meskipun ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat," ujarnya.
Kota Gorontalo menghadapi pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sekitar Rp127 miliar. Situasi fiskal tersebut mendorong optimalisasi penerimaan mandiri guna menopang program prioritas.
Sejak dimulai awal Juli 2026, progres fisik pengerjaan di tiga lokasi jalan tersebut diperkirakan telah mencapai 14 hingga 15 persen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow