Wali Kota Gorontalo Canangkan Bulan Wawasan Kebangsaan 2026 untuk Perkuat Persatuan

Smallest Font
Largest Font

Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea resmi mencanangkan Bulan Wawasan Kebangsaan 2026 di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo, Sabtu, 1 Agustus 2026, sebagai upaya memperkuat nasionalisme dan persatuan masyarakat di tengah meningkatnya tantangan disinformasi dan polarisasi sosial, dilansir dari Ulanda.

Pencanangan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.

Menurut Wali Kota, Bulan Wawasan Kebangsaan bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi ruang untuk mengingat pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah perubahan sosial yang cepat.

"Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia yang mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Adhan Dambea.

Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi informasi membawa dua sisi: mempercepat akses pengetahuan sekaligus membuka ruang bagi penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi yang menggerus kohesi sosial. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda, menjadi kebutuhan mendesak.

Adhan Dambea menilai Kota Gorontalo memiliki modal sosial kuat melalui falsafah "Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah" yang mengajarkan penghormatan terhadap perbedaan dan menjaga toleransi.

"Kita ingin semangat kebangsaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi sikap hidup dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Kepada aparatur sipil negara, Wali Kota berpesan agar menjadi teladan menjaga kebinekaan dan memberikan pelayanan publik yang adil tanpa diskriminasi. Ia juga mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan konten positif yang memperkuat toleransi dan nasionalisme.

Program Bulan Wawasan Kebangsaan ini telah konsisten dilaksanakan setiap Agustus sejak masa kepemimpinan Wali Kota sebelumnya.

"Selama satu bulan ini kita mendidik masyarakat agar benar-benar mencintai negara, menghargai jasa para pahlawan, dan mensyukuri kemerdekaan yang telah diperjuangkan," katanya.

Pemerintah Kota Gorontalo juga menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan sepanjang Agustus 2026, termasuk resepsi kebangsaan pada 18 Agustus dengan penampilan Tambola-Balo sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan.

Wali Kota juga menyoroti keberhasilan Kota Gorontalo masuk dalam 10 besar kota teraman di Indonesia, yang merupakan hasil partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Keamanan adalah modal pembangunan. Prestasi ini harus kita jaga bersama," ujar Wali Kota.

Di akhir acara, Adhan Dambea memberikan apresiasi kepada Penjabat Sekretaris Daerah Ismail Madjid yang telah mengakhiri masa pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti setelah pensiun.

"Pengabdian bisa terus dilakukan di tengah masyarakat. Yang berakhir adalah masa jabatan, bukan semangat untuk melayani," kata Wali Kota.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed