Ruben Amorim Siap Hadapi Tekanan Besar Latih AC Milan

Smallest Font
Largest Font

Manajer anyar AC Milan, Ruben Amorim, menegaskan kesiapannya dalam menanggung beban serta ekspektasi tinggi selama membesut klub raksasa Italia tersebut. Kesiapan ini ia sampaikan menjelang laga uji coba pramusim menghadapi Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026) malam WIB.

Sesi konferensi pers yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026) siang di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno dihadiri lebih dari 40 jurnalis, termasuk media dari Italia. Dalam kesempatan tersebut, Amorim hadir didampingi bek asal Belgia, Koni De Winter, seperti dilansir dari Bola.

Pelatih berusia 41 tahun itu menilai bahwa sorotan tajam merupakan hal yang mutlak ada bagi juru taktik klub bereputasi besar. Pengamatan serta evaluasi publik akan terus berjalan mengikuti hasil di setiap pertandingan yang dilalui timnya.

"Saat Anda menjadi manajer klub besar, Anda harus siap menghadapi segala kritik dan segala pembicaraan mengenai kinerja Anda. Hal itu adalah sesuatu yang wajar," ujar Ruben Amorim menjawab pertanyaan dari Bola.com.

Ekspektasi tinggi dari para pendukung maupun pengamat dianggap sebagai konsekuensi logis dari posisi yang ia tempati saat ini. Amorim menegaskan dirinya sama sekali tidak gentar menghadapi beban kerja tersebut demi memimpin Rossoneri.

"Hal yang bisa saya katakan dan yang terpenting adalah mengenai situasi saat ini. Saya telah berbicara dengan banyak legenda Milan, dan mereka meyakini kinerja kami. Jadi, itulah hal yang paling penting," tutur Ruben Amorim.

Peluang menukangi Rossoneri mulai musim 2026/2027 dipandangnya sebagai sebuah kehormatan yang diimpikan banyak juru taktik di dunia. Oleh karena itu, fokus utamanya kini tercurah penuh untuk memberikan performa maksimal di lapangan.

"Namun, kami akan terus dinilai dalam setiap pertandingan. Itulah harga yang harus dibayar untuk melatih klub-klub ikonik seperti ini. Jika memang itu harganya, saya siap membayarnya karena saya sangat senang berada di sini," jelasnya.

Kesempatan langka melatih klub papan atas Eropa ini mendorongnya untuk terus membuktikan kapasitas diri. Ia berkomitmen penuh membawa seluruh jajaran pemain meraih prestasi tertinggi di kompetisi mendatang.

"Saya juga paham banyak orang menginginkan posisi saya ini, jadi saya harus berjuang untuk mempertahankannya. Yang lebih penting lagi, saya harus membantu pemain dan klub saya meraih kesuksesan. Itulah fokus utama saya," ujarnya.

Ia menekankan tekadnya untuk tetap konsisten menjalankan kewajiban sebagai pelatih kepala. Segala dinamika di luar lapangan akan disikapinya secara profesional sebagai bagian dari perjalanan kariernya.

"Saya akan menjalankan tugas saya dan menghadapi berbagai hal di luar pertandingan itu sendiri, karena begitulah memang seharusnya kita menjalani hidup ini," tandas pelatih berusia 41 tahun itu.

Di sisi lain, pergerakan transfer klub terus berlanjut guna memperkuat skuad utama. AC Milan dan Inter Milan dikabarkan tengah memantau situasi bek Manchester City, Nathan Aké, yang menjadi incaran serius untuk memperdalam lini belakang pada bursa transfer musim panas 2026.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed