PSIM Yogyakarta Promosikan Kiper Muda Athaullah Daib ke Skuad Senior
Kiper muda berumur 16 tahun, Athaullah Daib, resmi dipromosikan ke skuad utama PSIM Yogyakarta untuk mengarungi Super League 2026/2027. Kepastian promosi penjaga gawang jebolan Elite Pro Academy tersebut dikonfirmasi pada Rabu (12/8/2026), dilansir dari Bola.
Pemain yang masih menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Playen, Gunungkidul ini berhasil menembus tim senior setelah menjalani masa observasi secara intensif. Pemain kelahiran 9 April 2010 itu juga memiliki rekam jejak bertanding di Swedia bersama Tim Barati pada tahun 2023.
Athaullah Daib menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan berharga menembus skuad utama Laskar Mataram di usianya yang masih sangat muda.
"Pertama-tama, saya mengucapkan Alhamdulillah karena sudah bisa masuk ke dalam tim senior PSIM Jogja pada usia 16 tahun ini," ujar Athaullah Daib.
Ia mengaku pencapaian ini merupakan impian lama yang akhirnya berhasil diwujudkan dalam karier sepak bolanya.
"Dulu selalu terbawa ke dalam mimpi. Saya sering bermimpi bisa bermain di tim senior dan Alhamdulillah sekarang mimpi tersebut menjadi kenyataan," kenang Daib.
Penjaga gawang yang mengidolakan Thibaut Courtois tersebut sangat terkesan dengan pengalaman berlatih di bawah arahan tim pelatih Eropa.
"Bagi saya pribadi, saya cukup senang bisa dilatih oleh pelatih asing asal Eropa yang membawa budaya sepak bola Eropa ke Indonesia," kata Daib.
Pengalaman internasional serta kesempatan bergabung dengan skuad utama semakin memicu ambisinya untuk menembus level tertinggi.
"Kalau target untuk masuk tim nasional itu pasti ada," ucapnya.
Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyambut positif performa apik serta potensi besar yang ditunjukkan oleh sang pemain muda.
"Saya sangat senang bekerja dengan talenta-talenta muda. Kami mengundang anak ini berlatih bersama kami karena ia baru berusia 16 tahun dan performanya cukup baik. Jadi, kami memutuskan untuk mempertahankan dan mencoba mengembangkan potensinya," tuturnya Jean-Paul van Gastel.
Penampilan Daib dipantau secara langsung oleh tim pelatih, termasuk pelatih kiper Mario Capece yang memberikan porsi latihan khusus.
"Tim pelatih merekomendasikannya kepada kami. Kemudian, Mario melatihnya secara khusus dan saya sempat memantau beberapa kali. Saya melihat anak ini memiliki potensi yang sangat besar," ungkap Van Gastel.
Langkah promosi ini menjadi bukti berjalannya sistem pembinaan pemain muda di akademi PSIM Yogyakarta.
"Ini sekaligus jadi sinyal positif bagi akademi kami bahwa para pemain muda memiliki masa depan cerah di klub. Kami juga sedang mempertimbangkan apakah ada pemain berbakat lainnya yang dapat kami promosikan ke tim utama," pungkasnya Jean-Paul van Gastel.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow