Al Qadsiah Berpeluang Boyong Tijjani Reijnders dari Manchester City

Smallest Font
Largest Font

Klub Saudi Pro League, Al Qadsiah, dikabarkan berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders, pada bursa transfer musim panas 2026.

Proses negosiasi antara kedua pihak kini telah memasuki tahap akhir, seperti dilansir dari Bola berdasarkan laporan pakar transfer Fabrizio Romano via Sportbible pada Kamis (13/8/2026).

Manchester City berpotensi mengantongi dana segar sebesar 60 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun dari penjualan pemain asal Belanda tersebut. Nilai itu melebihi biaya 55 juta euro yang dikeluarkan The Citizens saat memboyongnya dari AC Milan pada pertengahan 2025.

Meski kesepakatan antarklub makin dekat, kepindahan ini belum sepenuhnya rampung. Reijnders memegang keputusan akhir dan wajib memberikan persetujuan pribadi sebelum transfer resmi terealisasi.

Perjalanan karier Reijnders di Etihad Stadium dinilai tidak sepenuhnya berjalan mulus. Walau mencatatkan 50 penampilan di seluruh ajang pada musim lalu, pemain berusia 28 tahun itu hanya turun sebagai starter dalam 34 laga.

Kondisi tersebut memicu spekulasi kepindahan sang gelandang, sekalipun ia masih terikat kontrak hingga pertengahan 2030. Sejumlah tim Premier League seperti Nottingham Forest sempat membidikan perhatian, namun Al Qadsiah kini memimpin perburuan.

Jika hengkang ke Arab Saudi, Reijnders akan mengikuti jejak rekan setimnya di Timnas Belanda, Crysencio Summerville, yang lebih dulu bergabung dengan Al Hilal.

Langkah melepas Reijnders dalam kurun satu tahun berpotensi memberi keleluasaan finansial bagi manajer Enzo Maresca untuk berburu amunisi baru di lini tengah.

Manchester City mulai memantau beberapa opsi gelandang top di Premier League, salah satunya pilar Chelsea, Enzo Fernandez. Pemain asal Argentina itu diproyeksikan sebagai kandidat pengisi peran Rodri yang masa depannya tengah disorot.

Selain Fernandez, nama gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, turut masuk dalam daftar pertimbangan. Kendati performanya sempat menurun di bawah asuhan Arne Slot musim lalu, pemain berusia 27 tahun itu diakui sebagai sosok vital saat membawa Liverpool meraih gelar liga pada 2025.

Akan tetapi, peluang memboyong Mac Allister tergolong tipis lantaran manajemen Liverpool masih memprioritaskannya sebagai pilar penting di dalam skuad.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed