Pelatih PSIM Yogyakarta Tanggapi Rencana Bergulirnya League Cup
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyambut positif rencana penyelenggaraan League Cup 2026/2027 pada Senin (27/7/2026), meskipun menyuarakan kekhawatirannya terkait potensi kepadatan agenda pertandingan. Dilansir dari Bola, kompetisi baru ini dinilai memberikan ruang bagi klub domestik untuk memperebutkan piala tambahan.
Turnamen anyar tersebut diharapkan mampu meluaskan atmosfer persaingan sekaligus menambah jam terbang bagi para pemain. Berdasarkan jadwal resmi, Super League 2026/2027 bakal dimulai pada 4 September, sedangkan babak awal League Cup akan menyulut persaingan pada 3 November 2026.
Juru taktik asal Belanda tersebut menyatakan dukungan terhadap kompetisi anyar itu, tetapi ia menekankan agenda internasional yang beriringan dapat menguras stamina para atlet.
"Saya pikir untuk piala domestik ya menurut saya itu hal bagus yang diterapkan sekarang. Satu-satunya hal adalah karena adanya South Asian Cup dan Asian Cup, saya pikir ini jadwalnya akan menjadi sangat padat," ujar Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.
Mantan arsitek NAC Breda itu juga menambahkan bahwa peluang meraih gelar juara merupakan dorongan positif bagi seluruh tim.
"Jadi saya sangat senang akan ada Piala Liga, karena menurut saya itu bagus. Anda bisa memenangkan trofi lainnya," sambung Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.
Kendati demikian, pelatih berusia 54 tahun tersebut menilai manajemen kebugaran pemain akan menjadi tantangan utama akibat ketatnya kalender kompetisi.
"Namun di sisi lain, jika Anda melihat betapa padatnya jadwal nanti mungkin ini waktu yang kurang tepat untuk mengadakannya di musim ini. Tetapi secara keseluruhan, saya senang akan ada Piala Liga," kata Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.
Sementara itu, manajemen klub memandang turnamen ini sebagai wadah krusial untuk memberikan menit bermain bagi pilar-pilar yang jarang tampil di liga utama.
"Jadi kesempatan terutama pemain lokal yang di Super League kurang menit bermain, ini bisa kita maksimalkan karena di musim lalu banyak pemain muda kita yang sebenarnya punya potensi, tapi mereka kurang dapat bermain," ucap Iksan Mahar, Manajer PSIM.
Pihak klub kini fokus mempersiapkan fisik dan strategi skuad dalam menghadapi ketatnya fase grup turnamen tersebut.
"Untuk target kita akan berjuangkan dengan sebaik-baiknya karena prosesnya nanti League Cup akan cukup intens, bermain di midweek terus akan dimulai dengan fase grup. Ada kemungkinan kita bertemu lawan-lawan yang memaksa kita away jauh di luar Pulau Jawa," kata Iksan Mahar, Manajer PSIM.
Manajemen menegaskan pemetaan kekuatan lawan akan dilakukan terlebih dahulu sebelum menetapkan sasaran akhir di ajang tersebut.
"Jadi semua hal terkait target itu masih abu-abu sebenarnya. Sekarang kita perlu lihat dulu lawannya seperti apa dan persaingannya juga perlu kita pelajari nantinya," tutup Iksan Mahar, Manajer PSIM.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow