Michael Owen Prediksi Klasemen Liga Inggris 2026/2027
Legenda sepak bola Michael Owen menyampaikan prediksinya terkait persaingan papan atas klasemen akhir Liga Inggris 2026/2027. Mantan pemain Liverpool dan Manchester United itu menjagokan Arsenal untuk keluar sebagai juara musim ini, sebagaimana dilansir dari Bola.
Dalam skema prediksinya, Owen menempatkan Liverpool di peringkat kedua, disusul Chelsea di urutan ketiga. Sementara itu, Manchester United diproyeksikan hanya mampu menyegel posisi kelima pada akhir musim nanti.
Arsenal memasuki kompetisi dengan status juara bertahan di bawah arahan pelatih Mikel Arteta. Guna memperkuat kekuatan tim, klub asal London Utara tersebut mendatangkan sejumlah amunisi baru pada bursa transfer musim panas, yakni Christos Tzolis, Illan Meslier, dan Bruno Guimaraes.
Kendati diunggulkan, Owen menilai persaingan memperebutkan mahkota juara tidak bakal berjalan mudah bagi The Gunners. Pengurangan poin sedikit saja bisa dimanfaatkan oleh tim rival untuk merusak dominasi mereka.
"Menurut saya, akan ada beberapa penantang gelar musim ini. Jika melihat jumlah poin Arsenal, mereka tidak mencapai 90 poin. Jadi, mereka hanya perlu sedikit kehilangan poin dan dengan Chelsea yang tidak bermain di Eropa, mereka bisa memberikan tantangan," kata Owen kepada Metro, Rabu (12/8/2026).
Faktor pergantian juru taktik di tubuh Liverpool dan Manchester City juga diyakini membuat persaingan kompetisi domestik kian terbuka. Di sisi lain, Tottenham Hotspur dinilai melakukan langkah cerdas pada bursa transfer.
"Manajer baru di Liverpool dan City bisa mendapatkan performa bagus sejak awal dan ikut bersaing. Tottenham juga melakukan perekrutan dengan baik," ujar Owen.
Arsenal sendiri dilaporkan masih aktif berburu pemain anyar usai gagal mendaratkan Vinicius Junior. Sektor sayap kiri dan lini pertahanan menjadi fokus pembenahan, terlebih setelah William Saliba mengalami masalah cedera punggung.
Di posisi kedua, Liverpool akan memulai babak baru bersama manajer Andoni Iraola yang mengisi posisi Arne Slot. Owen menyoroti perlunya pembenahan gaya main The Reds yang dinilai kerap bocor di lini belakang pada musim sebelumnya.
"Musim lalu di Liverpool tidak bagus. Gaya permainan mereka tidak sebaik sebelumnya dan mereka kebobolan terlalu banyak gol," ujar Owen.
Meskipun kedatangan Iraola membawa antusiasme baru lewat skema permainan ofensif eks pelatih Bournemouth tersebut, Owen mengingatkan adanya ekspektasi raksasa yang mesti dipikul sang manajer.
"Slot pergi dan Iraola menggantikannya sehingga ada gaya bermain baru. Dia membawa banyak kegembiraan dari cara dia bermain di Bournemouth, tetapi Liverpool adalah klub yang jauh lebih besar dan tekanan sekarang meningkat," lanjut Owen.
Owen juga menekankan pentingnya tambahan amunisi baru agar Liverpool memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk bersaing merebut gelar juara.
Sementara itu, Chelsea yang menempati urutan ketiga memercayakan kemudi tim kepada Xabi Alonso. Manajemen The Blues kembali menggelontorkan dana besar demi membentuk skuad yang solid dan konsisten.
"Chelsea kembali mengeluarkan banyak uang di bursa transfer, tetapi mungkin kali ini mereka memiliki manajer yang bisa mengendalikan ruang ganti dan mendapatkan yang terbaik dari para pemain sehingga mereka bermain sebagai sebuah tim dan konsisten," kata Owen.
Absennya Chelsea dari panggung kompetisi Eropa musim ini dipandang sebagai keuntungan tersendiri. Pasukan Xabi Alonso bisa sepenuhnya memfokuskan energi pada laga domestik.
"Faktor tidak bermain di kompetisi Eropa juga sangat penting dan seharusnya memberi mereka kesempatan untuk tampil baik sepanjang musim," tambah Owen.
Adapun Manchester United diprediksi tertahan di peringkat kelima. Musim ini menjadi pembuktian penuh pertama bagi Michael Carrick sebagai manajer tetap usai sebelumnya bertindak sebagai pelatih interim.
Guna menghadapi jadwal padat di berbagai ajang, termasuk Liga Champions, Owen menyarankan Setan Merah segera menambah amunisi baru.
"Saya tidak berpikir skuadnya sudah cukup saat ini. Mereka perlu menambah beberapa pemain untuk menghadapi tuntutan semua kompetisi, terutama Liga Champions," ujar Owen.
Sektor penyerang menjadi perhatian utama Owen mengingat beban berat berada di pundak Benjamin Sesko sebagai juru gedor utama tim.
"Saya berharap mereka bisa menambah kualitas dan kedalaman skuad karena ini musim yang panjang dengan begitu banyak pertandingan, terutama di lini depan, dengan Sesko sebagai striker utama," tuturnya.
Sebagai pelengkap daftar enam besar, Tottenham Hotspur diprediksi finis di peringkat keenam di bawah komando manajer anyar Roberto De Zerbi usai aktif berbelanja pemain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow