AS Roma Kebut Transfer Rodrigo Mora Senilai 50 Juta Euro
Giallorossi tengah berupaya keras merampungkan transfer Rodrigo Mora dari FC Porto pada bursa musim panas ini. Kerangka kesepakatan senilai 50 juta euro atau sekitar Rp1 triliun mulai menemui titik terang, meski tahap finalisasi masih membutuhkan waktu. Dilansir dari Bola, proses negosiasi antara kedua belah pihak kini terpusat pada pencarian formula pembayaran yang ideal.
Nama pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini mendadak menjadi komoditas panas. Sebelumnya, sosok berusia 19 tahun tersebut jarang masuk dalam radar pantauan klub-klub elite Eropa. Namun, pergerakan manajemen ibu kota Italia itu dinilai sangat taktis dan efisien dalam mengamankan target buruannya.
Langkah cepat tersebut membuahkan hasil positif di tahap awal. Kesepakatan personal antara pihak klub dan perwakilan pemain dikabarkan telah tercapai. Sang talenta muda menyetujui ikatan kontrak kerja sama yang berdurasi lima tahun, sehingga fokus pembicaraan kini beralih sepenuhnya ke meja perundingan antarmanajemen klub.
Diskusi mendalam terus dilakukan guna menetapkan struktur transaksi yang paling menguntungkan. Sebelumnya, manajemen Roma dilaporkan telah menyodorkan tiga skema pembayaran berbeda kepada kubu Porto. Pilihan pertama berpusat pada biaya awal yang minim untuk musim panas ini, di mana sebagian besar pelunasan akan dibebankan pada periode musim panas tahun depan.
Sementara itu, skema kedua menawarkan dana segar di awal sebesar 25 hingga 30 juta euro. Penawaran ini dipermanis dengan sisipan klausul pembagian keuntungan sebesar 50 persen apabila sang pemain dijual kembali di masa depan. Kombinasi uang tunai langsung dan potensi pendapatan jangka panjang ini dinilai menjadi jalan tengah yang cukup rasional.
Adapun alternatif ketiga bertumpu pada sistem cicilan bertahap. Total biaya 50 juta euro akan dipecah menjadi dua gelombang pembayaran, yakni pada bursa transfer kali ini dan tahun berikutnya. Pendekatan ini bertujuan menjaga angka kesepakatan tetap bulat tanpa membebani arus kas secara drastis bagi pihak pembeli.
Bantahan Klausul Khusus dan Alternatif Peminjaman
Pola transaksi yang melibatkan klausul penjualan masa depan sebesar 50 persen belakangan menjadi opsi yang paling kuat dipertimbangkan. Berdasarkan keterangan jurnalis Gianluca Di Marzio, fokus utama adalah penyerahan pembayaran awal 25 juta euro yang diiringi hak pembagian hasil penjualan lanjutan.
Di tengah perundingan, sempat beredar isu bahwa Porto menuntut penyertaan klausul pembelian kembali. Syarat tambahan semacam ini tentu berpotensi memperumit penyelesaian dokumen kepindahan. Akan tetapi, Di Marzio bersama sejumlah sumber lain dengan tegas menepis kabar adanya permintaan tersebut dari raksasa Portugal itu.
Sebagai jalan keluar tambahan, mekanisme peminjaman yang disertai opsi pembelian turut masuk dalam pertimbangan. Berbeda dengan kewajiban membeli secara mutlak, skema ini memberikan kelonggaran evaluasi performa di lapangan sebelum mengucurkan dana secara penuh.
Jika rute peminjaman ini yang disepakati, klub Serie A tersebut wajib menyetorkan 25 juta euro di awal sebagai bagian dari kesepakatan. Sisa kewajiban senilai 25 juta euro baru akan dituntaskan pada musim berikutnya apabila opsi pembelian diaktifkan. Melalui cara ini, pembagian beban finansial dapat diselaraskan dengan kebutuhan penyeimbangan aspek olahraga serta ekonomi masing-masing kubu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow