Andrea Pirlo Buka Suara Terkait Kontroversi Pelatih Timnas Italia

Smallest Font
Largest Font

Mantan pemain legendaris Andrea Pirlo memberikan klarifikasi resmi setelah kontroversi terkait kerja sama sponsor mengancam peluangnya untuk menjadi pelatih kepala Timnas Italia. Pernyataan tersebut disampaikan Pirlo melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (27/7/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.

Peluang mantan pelatih Juventus tersebut menguat usai kandidat lain seperti Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola dilaporkan menolak tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Namun, posisinya terancam setelah keterlibatannya sebagai duta merek sebuah perusahaan yang berbasis di Rusia terungkap ke publik, memicu polemik karena batasan promosi di Italia.

Menanggapi tuduhan publik dan spekulasi yang berkembang, Pirlo menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki agenda politik tertentu terkait aktivitas komersial tersebut.

"Dalam beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan sangat sedih perdebatan yang berkembang mengenai nama saya dan kemungkinan menjadi pelatih Timnas Italia," kata Andrea Pirlo, Mantan Pelatih Juventus.

Ia menjelaskan alasannya memilih untuk menahan diri sebelum akhirnya menyampaikan penjelasannya ke publik secara terbuka.

"Sebagai bentuk penghormatan kepada institusi, Federasi, dan semua pihak yang terlibat, saya memilih tetap diam hingga saat ini. Namun, saya merasa perlu menjelaskan beberapa hal," kata Pirlo.

Gelandang yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 ini menerangkan bahwa seluruh kontrak kerja sama yang ia jalani selalu mematuhi koridor hukum serta aturan profesionalitas.

"Kerja sama profesional yang kini menjadi bahan kontroversi merupakan bagian dari pengalaman kerja saya di Uni Emirat Arab dan sepenuhnya bersifat komersial serta olahraga," kata Pirlo.

Pirlo menekankan bahwa keterikatan bisnis tersebut tidak boleh diseret ke ranah spekulasi pandangan politik.

"Memberikan makna politik terhadap kerja sama tersebut berarti menisbatkan pandangan yang tidak pernah saya ungkapkan dan tidak pernah saya memiliki," tegas Pirlo.

Di tengah proses pencarian suksesor di Timnas Italia, nama Paolo Maldini dan Leonardo dikabarkan turut memberikan dukungan terhadap Pirlo.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Paolo Maldini dan Leonardo atas rasa hormat dan kepercayaan yang mereka tunjukkan kepada saya," kata Pirlo.

Ia juga menambahkan apresiasi atas dedikasi figur-figur sepak bola tersebut terhadap perkembangan olahraga di Italia.

"Saya mengenal kompetensi, keseriusan, dan kecintaan mereka terhadap sepak bola Italia," kata Pirlo.

Atas polemik yang bergulir di media, Pirlo menyayangkan perdebatan teknis sepak bola yang justru berubah menjadi kontroversi opini publik.

"Saya menyesalkan keputusan yang seharusnya hanya berkaitan dengan sepak bola justru terseret menjadi perdebatan publik yang mengaitkan saya dengan makna dan niat yang bukan milik saya," kata Pirlo.

Mantan pemain AC Milan ini mengakhiri keterangannya dengan menegaskan komitmen serta rasa cintanya terhadap negara.

"Cinta saya kepada Italia tidak bergantung pada sebuah pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah, identitas, dan akan selalu menjadi bagian dari diri saya," kata Pirlo.

Situasi ini membuat FIGC berpeluang mencari opsi pelatih lain. Selain itu, muncul spekulasi bahwa Paolo Maldini berpotensi mundur dari jabatannya sebagai direktur teknik FIGC jika calon yang didukungnya gagal ditunjuk.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed