Papua Selatan Siap Jadi Tuan Rumah PENAS Berikutnya
Wakil Gubernur Papua Selatan menyatakan kesiapan wilayahnya untuk menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan periode berikutnya setelah menghadiri pembukaan PENAS XVII di Provinsi Gorontalo pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Ajang berskala nasional tersebut mempertemukan sekitar 15 ribu peserta yang terdiri dari petani, nelayan, penyuluh, hingga pelaku usaha pertanian dari seluruh penjuru Indonesia, sebagaimana dilansir dari Ulanda.
Tingginya antusiasme peserta dalam acara pembukaan tersebut mendapat apresiasi besar dari pemerintah Provinsi Papua Selatan karena dinilai memperlihatkan kekuatan nyata dari sektor pangan nasional.
"Pembukaan PENAS hari ini sangat luar biasa dan membanggakan. Kehadiran peserta mendekati 15 ribu orang. Ini menunjukkan antusiasme petani dan nelayan Indonesia sangat tinggi serta memiliki keinginan kuat untuk maju," ujar Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa.
Paskalis Imadawa menilai bahwa besarnya semangat para pelaku sektor pertanian dan perikanan ini harus diimbangi dengan langkah pengawasan, pembinaan, serta pendampingan berkelanjutan dari pemerintah agar mereka mampu menghadapi tantangan iklim dan teknologi.
"Kita berharap petani dan nelayan di seluruh Indonesia dapat menjadi penyokong utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045," kata Paskalis Imadawa.
Keinginan untuk menjadi penyelenggara berikutnya didasari oleh optimisme bahwa Papua Selatan mampu menyambut ribuan peserta dan memberikan pengalaman terbaik bagi para petani dan nelayan se-Indonesia.
"Kami berharap pada penutupan PENAS XVII ini dapat diumumkan tuan rumah berikutnya, dan mudah-mudahan Papua Selatan mendapat kesempatan tersebut. Kami siap menjadi tuan rumah terbaik di Tanah Papua," ujarnya.
Selain kesiapan daerahnya, Paskalis Imadawa juga memuji keramahan dan penerimaan hangat yang diberikan oleh masyarakat Gorontalo kepada seluruh delegasi selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
"Penerimaan masyarakat Gorontalo sangat ramah, bersahaja, manusiawi, dan penuh kekeluargaan. Kami merasa sangat dihargai selama berada di daerah ini," tutur Paskalis Imadawa.
Pertemuan akbar PENAS XVII di Gorontalo ini menjadi ruang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk saling bertukar inovasi teknologi demi memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow