Ronaldo Nazario Soroti Penurunan Fisik Cristiano Ronaldo di Piala Dunia
Legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario, menyoroti penurunan performa Cristiano Ronaldo yang dinilai terjadi akibat faktor kondisi fisik yang tidak lagi mampu mengimbangi tuntutan tinggi di atas lapangan.
Kondisi tersebut membuat kapten Portugal itu gagal tampil dominan seperti pada masa keemasannya, sebagaimana dilansir dari Bola berdasarkan penampilannya di Piala Dunia 2026 pada Juni dan Juli 2026.
Langkah Timnas Portugal sendiri harus terhenti pada babak 16 besar setelah menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol, sementara sang penyerang tercatat hanya mampu menyumbangkan total tiga gol sepanjang turnamen tersebut berlangsung.
Ronaldo Nazario memberikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi oleh megabintang Portugal tersebut serta pemain bintang Brasil, Neymar, yang dinilai sedang mengalami fase serupa dalam karier mereka.
"Biasanya, tubuh akan memberi tahu bahwa Anda sudah tidak bisa mengikuti ritme lagi. Saya rasa Cristiano dan Neymar sama-sama sudah mencapai titik kesepakatan antara diri mereka dengan tubuh mereka, bahwa melawan kondisi fisik adalah pertarungan yang sangat sulit untuk dimenangkan," kata Ronaldo.
Mantan penyerang Inter Milan dan Barcelona itu menambahkan bahwa meski kualitas fisik tersebut menurun, mantan pemain Real Madrid itu dinilai masih memiliki kapasitas yang memadai untuk berkompetisi di Liga Pro Saudi.
"Cristiano memiliki usia karier yang bahkan lebih panjang, tetapi mungkin dia masih memiliki level untuk bermain di Arab Saudi. Sementara di Piala Dunia, kita melihat bahwa tantangannya jauh lebih berat karena level permainannya jauh lebih tinggi," lanjut Ronaldo.
Menurutnya, penurunan kecepatan serta daya ledak mengharuskan pemain yang terbiasa mengandalkan keunggulan fisik tersebut untuk segera beradaptasi dan mengubah gaya bermain mereka di lapangan.
"Biasanya tubuh akan memberi peringatan. Dulu Anda bisa melewati siapa pun, berlari menembus pertahanan lawan, tetapi sekarang sudah tidak seperti itu lagi sehingga harus mencari solusi lain. Saya rasa, pada dasarnya memang seperti itu. Sebesar apa pun gairah, kecintaan pada sepak bola, dan keinginan untuk terus bermain selamanya, pada akhirnya tubuhlah yang menentukan semuanya," tutur Ronaldo.
Sepanjang kompetisi di Amerika Serikat tersebut, penyerang Portugal itu absen mencetak gol di laga pembuka kontra RD Kongo, lalu mencetak dua gol melawan Uzbekistan, dan satu gol penalti ke gawang Kroasia sebelum akhirnya disingkirkan Spanyol lewat gol Mikel Merino.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow