Mantan Pemain Gelar Laga Penghormatan Faris Aditama di Kediri
Mantan pemain Persik Kediri menggelar laga khusus bertajuk Golden Memories, Football Legacy untuk menghormati dedikasi Faris Aditama di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (9/8/2026) sore WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pertandingan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas loyalitas Faris Aditama yang membela Persik Kediri selama 11 tahun. Acara ini dihadiri jajaran pemain lintas generasi, termasuk Sulis Budi yang merupakan pelaku sejarah kebangkitan klub sejak Divisi I 2002 hingga juara Divisi Utama 2003. Meski demikian, selebrasi untuk sang legenda berlangsung tanpa kehadiran satu pun perwakilan dari manajemen Persik Kediri.
Mantan penyerang Persik Kediri memberikan apresiasi tinggi terhadap perjalanan karier pemain senior yang identik dengan nomor punggung 13 tersebut.
"Pertandingan ini inisiatif teman-teman sebagai apresiasi untuk Pak Lik (panggilan sayang dan hormat untuk Faris Aditama). Faris Aditama sangat layak untuk mendapatkan penghormatan ini. Dia salah satu legenda Persik. Sebelas tahun bukan waktu yang pendek demi kecintaannya terhadap Persik," kata Qischil Gandrumini, mantan striker Persik.
Faris Aditama merupakan bagian penting dari perjalanan Persik saat terdegradasi ke Liga 3 2018 hingga kembali promosi ke Liga 1 2020. Catatan pengabdian panjang tersebut menyamai jejak Harianto yang pernah membawa Persik menjuarai Liga Indonesia pada edisi 2003 dan 2006.
Merespons penghargaan dari rekan-rekan seperjuangannya, pemain kawakan tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.
"Saya terharu dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan dari teman-teman. Apalagi kami pernah bersama-sama merasakan suka duka saat Persik terpuruk dan kini bisa berkompetisi di Super League," ucap Faris Aditama, mantan pemain Persik Kediri.
Pemain kawakan ini juga menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan generasi penerus sepak bola di daerahnya.
"Sebenarnya, Kediri punya banyak pemain berbakat, di usia dini hingga junior. Semoga di antara mereka bisa berprestasi lebih baik dari saya. Apalagi sepak bola Indonesia sekarang sudah berkembang. Jadi, pemain punya peluang bermain di mana saja karena klub-klub sudah punya tim pemandu bakat untuk mencari bibit pemain terbaik," tutur Faris Aditama, mantan pemain Persik Kediri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow