Lamine Yamal Sindir Jude Bellingham Usai Barcelona Segel Juara La Liga

Smallest Font
Largest Font

Persaingan sengit antara Lamine Yamal dan Jude Bellingham tampaknya masih terus berlanjut. Seperti dikutip dari Bola, penyerang muda Barcelona tersebut memberikan sindiran halus kepada sang gelandang Real Madrid lewat media sosial setelah memastikan trofi juara La Liga 2025/2026.

Kepastian gelar juara ini didapat setelah Barcelona menumbangkan Real Madrid dengan skor akhir 2-0 di Camp Nou pada Senin (11/05/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan Blaugrana masing-masing dicetak oleh Marcus Rashford di menit ke-9 dan Ferran Torres pada menit ke-18.

Hasil positif tersebut membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen La Liga dengan torehan 91 poin, selisih 14 angka dari Real Madrid yang berada di posisi kedua. Mengingat kompetisi hanya menyisakan tiga pertandingan lagi, perolehan poin Barcelona sudah dipastikan tidak terkejar lagi.

Meskipun absen dalam laga El Clasico akibat cedera hamstring yang memaksanya mengakhiri musim lebih cepat, Yamal tetap hadir di lapangan. Ia ikut serta merayakan momen juara tersebut bersama rekan-rekan setimnya setelah laga usai.

Sehari pascakemenangan krusial itu, pemain berusia 18 tahun tersebut membagikan foto momen perayaannya di tribune stadion melalui Insta Story di akun Instagram pribadinya.

Keterangan foto yang diunggah Yamal menjadi pusat perhatian netizen karena dinilai memiliki pesan tersirat.

"Talk is cheap" tulis Yamal dalam bahasa Inggris, lengkap dengan tujuh emoji menangis tertawa.

Kalimat tersebut diduga kuat merupakan balasan langsung untuk Bellingham. Sebelumnya, pemain Timnas Inggris itu pernah mengunggah kalimat serupa setelah Real Madrid menang 2-1 atas Barcelona pada Oktober lalu.

"Talk is cheap. HALA MADRID SIEMPRE!!!" tulis Bellingham kala itu.

Ketegangan Sejak Awal Musim

Hubungan kedua pemain ini memang dilaporkan sudah memanas sejak awal musim bergulir. Menjelang laga El Clasico pada Oktober 2025, Yamal sempat memicu perdebatan dengan menyebut Real Madrid sering mengeluh.

Pernyataan tersebut memicu kekesalan di skuad Real Madrid. Kapten tim, Dani Carvajal, bahkan dikabarkan sempat menegur Yamal secara langsung selepas pertandingan berakhir.

Kemenangan Madrid pada momen tersebut sebenarnya sempat membawa mereka memimpin dengan keunggulan lima poin di puncak klasemen. Namun, hasil itu justru menjadi titik balik bagi kebangkitan Barcelona.

Dominasi Barcelona di Bawah Hansi Flick

Pasca-kekalahan di El Clasico bulan Oktober tersebut, performa Barcelona justru meningkat tajam. Tim asuhan Hansi Flick ini sukses menyapu bersih 23 kemenangan dari 25 laga liga selanjutnya hingga mengunci gelar juara.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan dominasi Barcelona atas rival abadi mereka. Sejak Hansi Flick mengambil alih kursi kepelatihan pada musim panas 2024, Barcelona berhasil memenangi tujuh dari delapan laga El Clasico.

Berkat konsistensi tersebut, Barcelona kini sukses mempertahankan gelar juara La Liga secara beruntun di bawah kendali taktik pelatih asal Jerman tersebut.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed