Kontingen PENAS 2026 Gorontalo Mulai Bergerak dari Berbagai Daerah
Hiruk-pikuk pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII 2026 mulai terasa di Kabupaten Gorontalo. Sepekan menjelang pembukaan resmi yang dijadwalkan pada 20 Juni 2026, pergerakan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dilaporkan sudah mulai menuju lokasi kegiatan.
Para peserta menggunakan beragam jalur transportasi untuk mencapai lokasi. Sebagian delegasi memilih menggunakan pesawat terbang, sementara sebagian lainnya menempuh perjalanan melalui jalur darat menggunakan bus dan jalur laut dengan kapal.
Dikutip dari Ulanda, gelombang kedatangan yang dimulai lebih awal ini menjadi penanda bagi panitia daerah untuk memastikan seluruh perangkat penyambutan telah siap diaktifkan.
Salah satu rombongan yang terpantau telah bergerak sejak akhir pekan lalu adalah kontingen dari Kota Bitung, Sulawesi Utara, dengan menggunakan bus. Pada saat bersamaan, peserta dari Ternate juga mulai bertolak menggunakan kapal laut menuju Gorontalo.
Staf Ahli Gubernur Gorontalo sekaligus Koordinator Liaison Officer (LO), Masran Rauf, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan seluruh kontingen dari berbagai daerah untuk memastikan kelancaran proses kedatangan.
"Panitia terus memantau pergerakan dari semua kontingen yang datang dari berbagai daerah. Kami berharap setiap LO siap sedia menyambut tamu yang datang," kata Masran.
Menurut Masran, kesiapan LO menjadi sangat krusial karena waktu kedatangan peserta tidak berlangsung secara serentak. Banyak kontingen memilih berangkat lebih awal dengan mempertimbangkan jarak tempuh, jadwal moda transportasi, serta kebutuhan adaptasi.
Masran menambahkan, pergerakan menuju Gorontalo saat ini tidak hanya berasal dari wilayah Sulawesi dan Maluku, melainkan juga dari Pulau Sumatera.
Salah satu delegasi yang sedang dalam perjalanan berasal dari Provinsi Jambi. Para peserta dari daerah tersebut harus menempuh rute transit yang cukup panjang melalui jalur darat sebelum menyambung perjalanan dengan kapal laut.
"Ada juga kontingen dari Provinsi Jambi yang mulai mengarah ke Gorontalo. Mereka menumpang bus dan lanjut dengan kapal laut," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima panitia, keberangkatan rombongan dari Jambi dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan kapasitas transportasi.
"Hari ini kami mendapat informasi bahwa ada perwakilan dari Kabupaten Muaro Jambi yang sudah bergerak menuju Gorontalo melalui jalur darat dan laut," kata Masran.
Meningkatnya arus kedatangan ini sekaligus menguji kesiapan kapasitas akomodasi di daerah tuan rumah. Panitia PENAS XVII menerapkan pendekatan yang melibatkan masyarakat lokal dalam penyediaan tempat tinggal.
Selain mengoptimalkan penginapan komersial seperti hotel dan wisma, sebagian peserta akan ditempatkan di rumah-rumah warga di sekitar lokasi acara. Skema ini diterapkan untuk mendorong interaksi langsung antara masyarakat Gorontalo dengan delegasi dari berbagai provinsi.
Kehadiran ribuan peserta dari seluruh penjuru nusantara ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi langsung bagi sektor kuliner, transportasi, penginapan, hingga usaha mikro di sekitarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan PENAS XVII akan dipusatkan di kawasan GOR David-Tonny, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, mulai 20 hingga 25 Juni 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow