Gus Ipul Gelar Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengadakan acara open house Sekolah Rakyat di Sentra Darussa’adah, Aceh Besar, pada Senin (8 Juni 2026). Kegiatan ini digelar menjelang peringatan satu tahun pelaksanaan program tersebut yang jatuh pada Juli 2026.

Dilansir dari Bansos, acara ini bertujuan agar para tamu, terutama orang tua murid dan calon peserta didik baru, dapat mengenal langsung sekolah gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Wakil Gubernur Aceh Fadlullah dan Bupati Aceh Besar Muharam Idris turut menghadiri kunjungan Kementerian Sosial ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) ini.

Dalam sambutannya, Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Program ini memberikan perhatian khusus bagi keluarga kurang mampu yang belum tersentuh pembangunan.

Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran secara umum. Proses penyaringan calon siswa dilakukan melalui penjangkauan langsung menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Karena Bapak Presiden ingin semua anak Indonesia memperoleh pendidikan yang layak, tidak ada yang tertinggal, sehingga mereka bisa menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” ujar Gus Ipul.

Proses penjangkauan calon peserta didik dipastikan harus berbasis data faktual tanpa manipulasi maupun imbalan dalam bentuk apa pun. Tim penjangkauan bersama pemerintah setempat telah mendatangi langsung 400 keluarga miskin dan miskin ekstrem di Aceh Besar tahun ini.

“Jadi para orang tua, pendamping, tidak boleh ada pungutan, tidak boleh ada titipan,” tegas Gus Ipul pada Rabu (10 Juni 2026).

Target Capaian Sekolah Rakyat di Indonesia

Aktivitas pembelajaran di Sekolah Rakyat kini telah tersebar di 166 titik di seluruh Indonesia dan dilaporkan berjalan dengan baik. Jumlah siswa secara nasional mengalami peningkatan dari yang sebelumnya 15 ribu anak, kini melonjak menjadi 36 ribu anak.

Pemerintah menargetkan jumlah peserta didik dapat menyentuh angka 100 ribu siswa di seluruh Indonesia pada tahun depan. Evaluasi beserta perbaikan tata kelola dan mutu sekolah terus berjalan demi mencetak generasi cerdas berketerampilan memadai.

“Tahun ajaran 2026/2027 pemerintah menyiapkan sekitar 32 ribu calon siswa baru untuk Sekolah Rakyat secara nasional yang tersebar di 93 SR permanen, 80 SR rintisan, serta 10 SR tambahan. Jumlah peserta didik aktif saat ini mencapai 46.576 siswa,” jelas Mensos.

Kedatangan para calon siswa beserta orang tua mereka disambut dengan penampilan yel-yel, tarian, paduan suara, hingga pidato menggunakan empat bahasa asing dari para siswa. Mereka juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Gus Ipul di lokasi acara.

Advertisement
Scroll To Continue with Content

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: bansos.medanaktual.com without altering the facts of the original article.
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed