Akmal Marhali Minta Kegagalan Timnas Indonesia Di AFF 2026 Dievaluasi

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional sepak bola Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang Singapura 1-1 pada Jumat (8/8/2026), sebagaimana dilansir dari Bola. Hasil tersebut membuat langkah skuad Garuda terhenti di fase grup turnamen antarnegara Asia Tenggara ini.

Pengamat sepak bola sekaligus Founder Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, menilai hasil imbang melawan Singapura harus disikapi secara bijak. Ia menegaskan masa kerja pelatih John Herdman membutuhkan proses jangka panjang mengingat turnamen AFF bukan agenda resmi FIFA.

Persiapan minim menjadi alasan utama belum maksimalnya performa tim. Skuad utama dinilai mulai menunjukkan sinyal positif, namun komposisi pemain pelapis masih memerlukan waktu adaptasi yang lebih panjang.

"Persiapan timnas sangat minim karena Herdman baru bertugas pada Januari 2026. Di skuad utama, kombinasi pemain seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Maarten Paes, Emil Audero, hingga Rizky Ridho dan Beckham Putra sudah menunjukkan hasil positif," ujar Akmal kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).

Ia menambahkan bahwa perataan kualitas di kedalaman skuad menjadi tantangan tersendiri bagi staf kepelatihan.

"Namun, untuk meramu pelapis di tier kedua dengan pemain seperti Jordi Amat, Jens Raven, Tim Greypen, hingga Mitchel Baker, pelatih jelas butuh waktu," sambungnya.

Masa pemusatan latihan (TC) Indonesia yang singkat pada 26-30 Mei 2026 tanpa agenda uji coba internasional membuat jam terbang tim tertinggal dari negara tetangga seperti Vietnam dan Singapura.

"Secara jam terbang persiapan, kita jelas tertinggal. Kemenangan besar atas Kamboja dan Timor Leste belum cukup untuk mematangkan tim secara keseluruhan," kata Akmal.

Selain masalah kesiapan fisik dan strategi, kinerja kepemimpinan wasit pada laga penentu juga dianggap memengaruhi dinamika pertandingan. Kendati demikian, Akmal mengajak publik untuk terus mengawal program pengembangan jangka panjang pelatih asal Inggris tersebut.

"Meski di ajang ASEAN Cup FIFA dua bulan lagi hasilnya mungkin belum terlalu mengkilap, saya berharap ada peningkatan permainan dari AFF ini," ujar Akmal.

Dukungan penuh dinilai sangat krusial agar kedalaman skuad dan chemistry antarpemain dapat terbentuk secara optimal menjelang kompetisi level Asia berikutnya.

"Kita semua harus tetap mendukung Timnas dan John Herdman, karena ini semua adalah bagian dari proses menuju kematangan. Saya yakin beliau punya strategi kunci untuk mewujudkan Timnas Indonesia yang berkualitas di level Asia," tutupnya.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed