Xabi Alonso Tebar Filosofi Kerja Keras di Chelsea Usai Resmi Melatih
Manajer anyar Chelsea, Xabi Alonso, mulai menanamkan fondasi taktik dan mentalitas baru di skuadnya. Kualitas individu semata dianggap tidak cukup untuk membawa The Blues meraih kejayaan di Premier League.
Seperti dilansir dari Bola, pelatih asal Spanyol tersebut menuntut seluruh anak asuhnya agar selalu siap bekerja keras serta berkorban dalam setiap pertandingan yang dilakoni.
Proses penanaman filosofi permainan ini tengah berjalan intensif lewat agenda tur pramusim di wilayah Asia-Pasifik. Skuad The Blues bertolak menuju Sydney, Australia, setelah mematangkan persiapan selama dua pekan di Cobham.
Rangkaian tur persiapan menyambut kompetisi musim 2026/2027 tersebut juga bakal memboyong Chelsea menyambangi Hong Kong, Indonesia, serta Malaysia.
Lima laga uji coba sudah menanti Chelsea selama dua pekan mendatang. Pertandingan menghadapi klub A-League, Western Sydney Wanderers, menjadi ujian perdana Alonso dalam menilai tolok ukur kesiapan tim.
Alonso menyadari bahwa Chelsea kini tengah menjalani fase transisi. Masuknya jajaran pelatih anyar, amunisi pemain baru, hingga perubahan taktik membutuhkan waktu adaptasi yang tidak instan.
"Kami ingin membangun tim yang kompetitif dan saat ini sedang berada dalam proses itu. Kami memiliki kualitas dan talenta yang luar biasa, tetapi kami harus memahami apa yang dibutuhkan untuk bersaing di Premier League," ujar Alonso.
Juru taktik berusia 44 tahun itu menargetkan timnya mampu mengakhiri musim di posisi tertinggi tabel klasemen. Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa target tersebut hanya bisa diraih lewat konsistensi dan kerja keras.
Modal Prestasi dan Tuntutan Premier League
Latar belakang Alonso sebagai pemenang menjadi pijakan kuat di Stamford Bridge. Semasa aktif bermain, ia mengoleksi 14 trofi klub termasuk dua gelar Liga Champions, serta meraih Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 bersama Timnas Spanyol.
Karier kepelatihannya pun terbilang gemilang. Pada 2024, Alonso sukses mengantar Bayer Leverkusen merengkuh trofi Bundesliga pertama sepanjang sejarah tanpa tersentuh kekalahan, yang kemudian dilanjutkan dengan raihan gelar DFB-Pokal.
Persaingan ketat di kompetisi domestik Inggris diyakini menuntut komitmen penuh dari seluruh anggota tim.
"Kami harus mampu bersaing, memiliki energi yang bagus, berlari, dan bekerja keras. Kami juga harus melakukan pengorbanan yang wajib dilakukan dalam setiap pertandingan Premier League," tegasnya.
Menurutnya, mengamankan poin penuh di Premier League memerlukan perjuangan berat. Alonso memanfaatkan seluruh program pramusim untuk menempa fisik, mental, serta pemahaman taktik para pemain agar siap tempur pada laga pembuka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow