Widodo Cahyono Putro Genjot Persiapan PSIS untuk Liga 2
Manajemen PSIS Semarang resmi mendatangkan tiga pemain asing baru untuk memperkuat skuad Mahesa Jenar dalam menghadapi kompetisi kasta kedua musim 2026/2027. Tiga amunisi impor yang telah bergabung tersebut adalah Deri Corfe asal Inggris, Rafinha dari Brasil, serta Jonathan Bustos dari Argentina, dilansir dari Bola.
Sebagai legiun asing yang paling terakhir tiba, Jonathan Bustos mendapatkan perhatian khusus dalam program latihan awal. Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, memilih untuk mematuhi proses adaptasi secara bertahap bagi gelandang berusia 32 tahun tersebut demi mencegah risiko cedera fisik.
"Untuk pemain asing, terutama Bustos, saya tidak akan memaksakan dia di satu dua hari ini untuk push. Step by step, ya. Kami berusaha supaya mereka tidak dalam kondisi mungkin cedera atau apa. Tapi, tetap pelan-pelan supaya kondisinya baik di dalam kompetisi nanti," kata Widodo.
Persiapan pramusim Mahesa Jenar juga berfokus pada peningkatkan performa para pilar lokal seperti Hari Nur Yulianto dan rekan-rekannya. Widodo menegaskan bahwa konsistensi seluruh elemen tim menjadi kunci utama untuk mewujudkan target besar mengamankan tiket promosi ke level tertinggi.
"Saya berharap bukan hanya dari pemain asing saja, tetapi juga dari pemain lain agar tetap konsisten di dalam latihan. Ya, karena memang ini yang kami inginkan. Karena kami punya target yang sudah dicanangkan, yang kami cita-citakan," kata Widodo.
Persaingan internal di dalam skuad dinilai berlangsung sangat positif dan kompetitif selama masa pemusatan latihan. Seluruh penggawa PSIS menunjukkan komitmen tinggi tanpa mengeluh demi mendapatkan tempat utama di tim.
"Jadi mau tidak mau, semua pemain harus kerja keras, ya. Terus sabar, ya, tidak ada yang mengeluh. Ya, saya kira di sini cukup bagus, cukup kompetitif juga, ya. Persaingannya ke arah yang positif," ungkapnya.
Rekor kepelatihan Widodo Cahyono Putro di kompetisi kasta kedua menjadi modal berharga bagi PSIS Semarang. Juru taktik kelahiran Cilacap tersebut tercatat telah tiga kali sukses mengantarkan klub kasta kedua naik tingkat ke liga teratas Indonesia.
Keberhasilan pertama diukir Widodo saat menangani Persita Tangerang pada musim 2019. Catatan mengesankan tersebut berlanjut ketika ia membawa Persijap Jepara promosi pada musim 2024/2025 serta mengantarkan Garudayaksa FC meraih gelar juara kompetisi kasta kedua pada musim 2025/2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow