UMKM Syariah Raih Lonjakan Omzet di Pesona Gorontalo 2026
Pekan Ekonomi Syariah (Pesona) Gorontalo mencatat lonjakan omzet pelaku usaha mikro dan kecil menjelang akhir pelaksanaannya. Acara yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo ini diselenggarakan demi mendukung kesuksesan Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026.
Seperti diberitakan oleh Ulanda, penampilan musisi religi Opick menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian acara tersebut pada Senin, 22 Juni 2026. Kehadiran kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Selama pameran berlangsung, berbagai stan produk lokal ramai dikunjungi oleh masyarakat. Momentum PENAS KTNA XVII turut mendorong pergerakan transaksi yang dinamis seiring bertambahnya jumlah pengunjung toko.
Program besutan Bank Indonesia ini dirancang untuk memperkuat struktur ekonomi daerah. Melalui literasi keuangan syariah dan promosi produk lokal, Pesona menjadi motor penggerak ekonomi yang penting selama perhelatan nasional.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo mengapresiasi kontribusi aktif Bank Indonesia. Langkah tersebut dinilai menghadirkan dampak finansial yang konkret bagi para pelaku usaha di lapangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, hadir mewakili Bupati Gorontalo Sofyan Puhi untuk menyampaikan permohonan maaf karena kepala daerah berhalangan hadir secara langsung.
"Bapak Bupati sedang mengikuti rapat bersama Bapak Gubernur dalam rangka persiapan menyambut kedatangan Presiden RI yang dijadwalkan akan menutup secara resmi penyelenggaraan PENAS XVII," ujar Sugondo di hadapan peserta kegiatan.
Sugondo menyatakan bahwa pemerintah daerah tetap menaruh perhatian besar pada aktivitas yang menyentuh langsung pelaku usaha lokal. Kerja sama ini menjadi bukti kolaborasi yang menghasilkan dampak positif bagi warga.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga memuji konsistensi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo dalam membina pelaku usaha kreatif di sekitar lokasi PENAS.
"Kami pemerintah daerah siap bercolaborasi bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo. UMKM maju, UMKM hebat, itulah UMKM Kabupaten Gorontalo," katanya.
Komitmen Inklusi dan Kenaikan Penjualan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, menjelaskan bahwa Pesona adalah wujud komitmen jangka panjang. Lembaganya fokus memperkuat ekonomi daerah yang berbasis syariah dan inklusif.
Bank Indonesia memposisikan diri sebagai penggerak ekosistem agar pelaku usaha bisa naik kelas. Upaya ini dilakukan melalui perluasan akses pasar, peningkatan kapasitas mandiri, serta inovasi produk.
Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, memaparkan data pertumbuhan volume penjualan yang signifikan selama agenda berlangsung. Data kepanitiaan mencatat omzet penjualan pelaku usaha naik hingga 40 persen dibandingkan tahun lalu.
"Ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM kita semakin berkembang dan naik kelas. Banyak kreativitas dan inovasi yang telah ditunjukkan. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi," ujar Idah.
Pertumbuhan angka penjualan ini menjadi indikator positif bahwa aktivitas ekonomi kreatif syariah memberikan efek riil. Arena ini berfungsi sebagai wadah perluasan jaringan pasar yang produktif.
Pemerintah daerah berharap interaksi antara Bank Indonesia, jajaran pemerintah, dan pelaku usaha terus berjalan konsisten. Sinergi berkelanjutan diharapkan menjadi fondasi utama bagi kemajuan UMKM yang tangguh di Gorontalo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow