Tottenham Hotspur Terancam Kehilangan Cristian Romero pada Musim Depan

Smallest Font
Largest Font

Tottenham Hotspur berpotensi menghadapi pergantian kepemimpinan di dalam skuad pada musim depan. Masa depan Cristian Romero makin tidak menentu setelah sang bek terus dikaitkan dengan kepindahan menuju Atletico Madrid, seperti dilansir dari Bola. Peluang kepergian Romero dari London Utara disebut kian menguat menjelang bursa transfer musim panas.

Jika transfer tersebut terwujud, manajemen klub wajib menunjuk sosok baru untuk mengemban peran kapten utama. Kondisi ini makin krusial lantaran wakil kapten Guglielmo Vicario juga diprediksi bakal hengkang sebelum kompetisi dimulai. Musim lalu, sektor kepemimpinan Tottenham sempat disorot akibat minimnya figur penenang di lapangan.

Romero yang dipercaya memegang ban kapten beberapa kali merugikan tim akibat tindakan kurang disiplin. Kartu merah serta pernyataan kontroversial di media sosial menjadi catatan tersendiri selama ia memimpin.

Manajer Roberto De Zerbi bergerak cepat untuk membenahi persoalan mentalitas tim. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Andy Robertson, Jan Paul van Hecke, dan Sandro Tonali diharapkan menambah karakter kuat di ruang ganti. Meski opsi yang dimiliki cukup terbatas, terdapat tiga nama yang dinilai paling potensial untuk memimpin skuad De Zerbi.

1. Micky van de Ven

Micky van de Ven menjadi kandidat menarik meski sempat kesulitan saat menggantikan posisi Romero musim lalu. Bek berusia 25 tahun tersebut tetap memegang pengaruh besar di antara rekan-rekannya.

Van de Ven sebenarnya telah masuk dalam struktur kepemimpinan tim sejak Oktober tahun lalu. Meski demikian, kartu merah yang ia terima pada laga krusial kontra Crystal Palace Maret lalu memperlihatkan sisi emosional yang masih perlu dibenahi.

Performa bek asal Belanda ini terus meningkat sejak De Zerbi datang. Kepastian masa depannya juga terjamin setelah ia menyetujui kontrak jangka panjang baru di London Utara.

2. Pedro Porro

Pedro Porro muncul sebagai calon kuat lainnya berkat loyalitas dan determinasi tinggi. Bek kanan asal Spanyol ini menunjukkan kepemimpinan luar biasa saat membawa Spurs lolos dari ancaman degradasi di akhir musim.

Penampilan spartan Porro menjadi kunci keberhasilan tim mempertahankan tempat di kasta tertinggi pada laga emosional di Tottenham Hotspur Stadium. Ia juga dipercaya menjadi pemain pilar dalam tujuh pertandingan terakhir De Zerbi.

Atas kontribusi besarnya, Porro diganjar perpanjangan kontrak berdurasi lima tahun pada Juni. Ia juga sempat merasakan pengalaman pertama mengenakan ban kapten Tottenham pada musim lalu.

3. James Maddison

Opsi terakhir jatuh kepada gelandang asal Inggris, James Maddison. Meski kontribusinya sempat terhalang kendala fisik, kehadiran Maddison terbukti mendongkrak performa tim saat meraup 11 poin dari enam laga pamungkas.

De Zerbi membutuhkan kombinasi kreativitas dan karakter kuat yang dimiliki Maddison di dalam maupun luar lapangan. Pengaruh positifnya membuat sang pemain disukai dan dihormati oleh seluruh anggota skuad.

De Zerbi dikenal fleksibel dalam menentukan kapten tim, seperti yang pernah ia lakukan di Marseille, Brighton, Sassuolo. Namun, Maddison harus jaminan kebugaran agar bisa tampil reguler jika ingin menjadi kapten utama.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed