Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Boyong 11 Emas dari Kejuaraan Eropa
Prestasi gemilang diraih tim para bulu tangkis Indonesia dalam turnamen internasional di Eropa sepanjang Juni 2026. Merah Putih sukses memboyong total 11 medali emas, empat perak, dan tujuh perunggu dari dua kejuaraan berbeda.
Seperti dilansir dari Bola, belasan atlet yang dikirim ke Eropa merupakan bagian dari persiapan menghadapi Asian Para Games 2026 serta Paralimpiade Los Angeles 2028. Hasil ini mempertegas dominasi para-atlet Indonesia di tingkat dunia.
Perjuangan diawali pada ajang French Para Badminton International 2026 di Mulhouse, Prancis, pada 16–21 Juni 2026. Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Indonesia berhasil menyabet lima medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Performa impresif berlanjut saat berlaga pada British and Irish Para Badminton International 2026 di Dublin, Republik Irlandia, pada 24–28 Juni 2026. Tim Merah Putih menyabet enam medali emas, satu perak, dan empat perunggu, sekaligus mengamankan predikat juara umum.
Atlet unggulan Leani Ratri Oktila menjadi penyumbang terbanyak dengan mengoleksi lima medali emas dari dua turnamen tersebut. Ratri tampil mendominasi di nomor tunggal putri SL4 serta ganda campuran SL3-SU5 bersama Hikmat Ramdani.
Satu medali emas tambahan didapatkan Ratri saat berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah pada nomor ganda putri SL3-SU5. Dominasi Indonesia juga berlanjut di sektor ganda putra SH6 lewat duet Subhan dan Dimas Tri Aji, serta ganda campuran SH6 yang diperkuat Subhan bersama Rina Marlina.
Sektor ganda putra klasifikasi SL3-SU5 pun tampil konsisten. Pasangan Fredy Setiawan dan Hikmat Ramdani bermain solid hingga berhasil mengamankan podium tertinggi baik di Prancis maupun Irlandia.
Modal Penting Kualifikasi Asian Para Games 2026
Koordinator Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, memberikan apresiasi atas konsistensi para atlet selama bersaing di Benua Biru. Menurut Jarot, hasil ini menjadi modal krusial karena penetapan kualifikasi Asian Para Games 2026 mengacu pada peringkat dunia.
"Di nomor-nomor tertentu pesertanya kebanyakan dari ranking lima besar Asia. Mereka itulah yang nanti akan ikut di Asian Para Games 2026. Kalau melihat dari klasemen yang ada, atlet-atlet unggulan kita sudah menempati posisi yang InsyaAllah lolos kualifikasi untuk bertanding di Asian Para Games," ujar Jarot.
Jarot menjelaskan bahwa persaingan menuju Asian Para Games 2026 sudah terasa sangat ketat sejak kejuaraan di Prancis dan Irlandia. Sektor ganda putri SL3-SU5 diprediksi menjadi salah satu nomor paling kompetitif.
Pasangan asal India, Manasi Girishchandra Joshi dan Thulasimanthi Murugesan, menjadi rival utama yang sempat menundukkan Ratri/Khalimatus pada laga final di Prancis dengan skor 19-21, 21-15, dan 21-11. Namun, Ratri/Khalimatus membalas kekalahan tersebut di final Irlandia lewat kemenangan 21-14, 13-21, dan 21-17.
"Persaingan di antara atlet Asia sangat ketat karena di nomor-nomor unggulan kita, sebagian besar pesaing utama berasal dari Asia. Hanya ada satu atau dua nomor saja yang pesaingnya datang dari benua lain," tutur Jarot.
Pelajaran Evaluasi dan Target Selanjutnya
Sementara itu, Leani Ratri Oktila bersyukur dapat membawa pulang hasil maksimal dari rangkaian tur Eropa. Keberhasilan meraih tiga medali emas di Irlandia terasa sangat istimewa karena turnamen tersebut berkategori level tertinggi dalam kalender BWF.
"Kami kalah di Prancis lewat pertandingan yang ketat. Dari sisi head to head juga kami saling mengalahkan. Di turnamen level satu di Irlandia, kami bisa menang karena lebih siap dan mau mengubah pola permainan," kata Ratri.
Ratri menegaskan bahwa kekuatan atlet India tetap wajib diwaspadai menuju perhelatan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Ia berharap dapat menjaga kondisi fisik agar dapat tampil maksimal.
"Target pribadi di Nagoya nanti bisa bertanding dalam kondisi badan yang sehat dan bugar supaya bisa meraih tiga emas," ujar Ratri.
Sebelum berlaga di Asian Para Games yang dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026, tim para bulu tangkis Indonesia diproyeksikan mengikuti kejuaraan lanjutan di China pada Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow