Supporter Sepak Bola Tuntut Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

Smallest Font
Largest Font

Desakan agar Gianni Infantino melepas posisinya sebagai Presiden FIFA semakin menguat dari kalangan suporter. Jaringan suporter sepak bola nirlaba Football Supporters Europe (FSE) menyuarakan dukungan terhadap petisi publik yang meminta pengunduran diri tersebut.

Petisi yang diunggah di platform Change.org itu menuntut perubahan mendasar pada FIFA. Selain itu, transparansi tata kelola organisasi juga menjadi poin utama yang disuarakan, seperti dilansir dari Bola.

Dukungan terhadap aksi ini meluas secara global. Tiga entitas suporter lintas benua, yaitu FSE, Football Supporters Africa, dan Independent Supporters Council dari Amerika Utara, resmi bergabung dalam gerakan ini bersama puluhan kelompok suporter dari berbagai negara.

Langkah penolakan terhadap Infantino ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, FSE secara tegas menentang gagasan untuk menjual hak komersial Piala Dunia kepada pihak swasta.

Organisasi suporter tersebut menegaskan bahwa sepak bola merupakan kebaikan sosial. Mereka mengecam langkah FIFA yang dinilai mengeksploitasi nilai ekonomi turnamen demi keuntungan investor.

Dalam dokumen petisi, Rencana komersialisasi Piala Dunia tersebut dinilai mencederai nilai-nilai sepak bola.

"Upaya memalukan dari satu orang, yakni Presiden FIFA sendiri, untuk menjual Piala Dunia kepada investor swasta memperlihatkan pengkhianatan yang tidak akan pernah dilupakan sepak bola," bunyi petisi tersebut.

Gerakan ini juga bermaksud membatasi penyalahgunaan wewenang pada pucuk pimpinan FIFA. Pemulihan kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola sepak bola dunia menjadi target utamanya.

Gelombang penolakan ini mengemuka saat beberapa konfederasi regional dilaporkan merencanakan mosi tidak percaya untuk mencopot Infantino dari jabatannya.

Para pendukung petisi mendesak FIFA membuka seluruh proses pengambilan keputusan secara transparan. Sistem pengawasan internal eksekutif juga dituntut untuk segera diperkuat.

"Sistem pengaturan diri yang berlaku saat ini di FIFA berulang kali gagal memberikan akuntabilitas yang memadai," demikian isi petisi.

Para pemangku kepentingan sepak bola dan otoritas publik diharapkan dapat berkolaborasi. Langkah ini dinilai penting untuk menyusun standar tata kelola yang mampu melindungi masa depan sepak bola.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed