Sherly Tjoanda Tiba di Gorontalo Akhiri Spekulasi Pembatalan Hadir
Kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 sempat memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat Gorontalo selama hampir dua hari. Kabar simpang siur yang beredar sejak Selasa, 23 Juni 2026, menyebutkan bahwa orang nomor satu di Provinsi Maluku Utara tersebut batal datang ke Gorontalo karena agenda lain, seperti dikutip dari Ulanda. Namun, informasi lain menyatakan bahwa ia tetap hadir dan hanya mengalami penyesuaian jadwal perjalanan, yang membuat warga Kerukunan Keluarga Besar Maluku Utara di Gorontalo memilih untuk menunggu kepastian.
"Kami juga menerima berbagai informasi yang berbeda. Ada yang menyebut Ibu Gubernur tidak jadi datang, tetapi ada juga yang memastikan beliau tetap hadir. Kami memilih menunggu kepastian," ujar salah seorang pengurus Kerukunan Keluarga Besar Maluku Utara di Gorontalo.
Segala spekulasi tersebut akhirnya terbantahkan pada Rabu malam, 24 Juni 2026, ketika Sherly Tjoanda mendarat di Bumi Hulondalo dengan menggunakan pesawat pribadi. Kedatangan gubernur perempuan pertama di Maluku Utara ini langsung mengubah suasana lokasi menjadi riuh oleh antusiasme warga yang ingin melihatnya secara langsung.
Sherly disambut oleh Ketua Kerukunan Keluarga Besar Maluku Utara di Gorontalo, Yamin Abas, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bone Bolango. Begitu turun dari kendaraan, puluhan warga langsung mendekat untuk mengabadikan momen, bersalaman, hingga mengantre demi bisa berswafoto bersama sang kepala daerah.
Sherly merespons antusiasme tersebut dengan santai tanpa jarak protokoler yang kaku, serta terus melempar senyum sambil melayani masyarakat yang menyapanya. "Silakan kalau ada yang ingin bertanya," kata Sherly kepada masyarakat yang mengerumuninya. Dialog kasual itu membuat suasana makin cair, terlebih warga mengenal sang gubernur sebagai sosok yang aktif berinteraksi lewat berbagai platform komunikasi.
Dalam kesempatan tersebut, Sherly mengaku sangat terkesan dengan keramaian kota serta kehangatan masyarakat Gorontalo yang menyambutnya sejak awal kedatangan.
"Saya melihat masyarakat Gorontalo sangat ramah dan baik. Suasananya juga luar biasa. Kota ini terlihat hidup dan indah dengan lampu-lampu yang terang pada malam hari," ujar Sherly. Apresiasi yang disampaikan oleh Sherly tersebut langsung disambut dengan tepuk tangan riuh dan senyuman hangat dari warga yang berkumpul di lokasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow