RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara Optimalkan Layanan Mobile JKN

Smallest Font
Largest Font

Transformasi layanan kesehatan berbasis digital terus dipercepat di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara itu kini mengintensifkan sosialisasi penggunaan aplikasi Mobile JKN, seperti dilansir dari Ulanda.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pihak rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, praktis, dan efisien. Upaya ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses kesehatan yang mudah.

Sosialisasi dilaksanakan di ruang tunggu poliklinik dengan melibatkan langsung para pengunjung yang sedang menunggu jadwal pemeriksaan. Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi sekaligus pendampingan teknis.

Kegiatan dipimpin oleh Penanggung Jawab Tim PKRS, Rostina Sungge, SKM. Ia menjelaskan setiap tahapan penggunaan aplikasi secara sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh kalangan masyarakat.

Peserta dibimbing mulai dari proses mengunduh aplikasi melalui telepon pintar, melakukan registrasi dan aktivasi akun, hingga memanfaatkan fitur antrean online. Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat benar-benar mampu memanfaatkannya secara mandiri.

Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, M.Kes., mengatakan digitalisasi pelayanan merupakan salah satu agenda penting yang terus dikembangkan rumah sakit. Menurutnya, pelayanan kesehatan juga harus didukung sistem yang memberikan kemudahan bagi pasien sejak proses pendaftaran.

“Langkah ini adalah bagian dari upaya kami menghadirkan layanan yang lebih praktis, transparan, dan efisien bagi masyarakat. Melalui fitur antrean online di Mobile JKN, pasien tidak perlu lagi datang terlalu pagi atau menghabiskan waktu berjam-jam mengantre di loket pendaftaran,” ujar dr. Mohammad Ardiansyah.

Penerapan sistem antrean digital diharapkan mampu mengubah pola pelayanan yang selama ini identik dengan antrean panjang di loket administrasi. Pasien dapat menentukan jadwal pelayanan lebih awal sehingga waktu tunggu menjadi lebih singkat.

Bagi pihak rumah sakit, sistem digital tersebut memberikan keuntungan dalam mengatur distribusi pasien setiap hari. Dampaknya, pelayanan di poliklinik dapat berjalan dengan lebih efektif.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi dalam mengajukan pertanyaan mengenai fitur antrean online dan proses registrasi. Tim PKRS memberikan pendampingan langsung, termasuk membantu proses instalasi bagi pengunjung yang belum pernah menggunakannya.

Manajemen rumah sakit menyatakan bahwa edukasi semacam ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah membangun kebiasaan baru agar masyarakat semakin akrab dengan sistem pelayanan kesehatan berbasis digital.

Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki berharap semakin banyak pasien memanfaatkan Mobile JKN sebagai pintu masuk utama pelayanan. Dengan peningkatan pendaftaran daring, pihak rumah sakit optimistis kepadatan di loket administrasi dapat ditekan secara signifikan.

“Dengan beralih ke sistem pendaftaran daring, diharapkan penumpukan pasien di loket dapat teratasi, suasana rumah sakit menjadi lebih tertib, dan waktu tunggu pelayanan dapat dipersingkat secara signifikan,” tegas dr. Mohammad Ardiansyah.

Melalui optimalisasi ini, RSUD dr. Zainal Umar Sidiki menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik di sektor kesehatan Gorontalo Utara.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow