Membedah Rekam Jejak
Beranda Tajuk Membedah Rekam Jejak "Sang Gembala Sapi" di Tengah Janji Jalan Tapa-Bulango
Oleh: Taualo
(Seri 1001 Hari Perjuangan Akses Jalan Tapa-Bulango)
Akhir-akhir ini, nama saya sering dikaitkan dengan berbagai pernyataan politik. Banyak yang menuduh gerakan menulis ini ditunggangi oleh lawan politik untuk menjatuhkan pemerintah kami tidak pernah menjilat kami ingin agar pemerintahan ini real kembali ke Jalan yang baik. negara ini negara demokrasi siapapun wajib untuk menyampaikan pendapatnya . Lewat tulisan ini, saya tegaskan: Saya hanyalah masyarakat biasa yang merindukan kesejahteraan rakyat terpenuhi. Saya tidak pernah membenci Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, apalagi berniat menjatuhkannya. Tulisan ini murni hadir untuk membedah rekam jejak pemimpin kita dan menagih hak rakyat atas akses jalan Tapa-Bulango yang layak.
Mari kita bedah secara adil dan terbuka siapa sosok pemimpin Bone Bolango saat ini.
Dua Sisi Koin: Prestasi dan Catatan Hitam Sang Panglima
Drs. Ismet Mile, M.M., bukanlah orang baru. Lahir pada 26 Februari 1949, ia adalah politisi senior yang dijuluki “Panglima Pemekaran”. Beliau sukses melakukan comeback politik yang luar biasa dengan memenangkan Pilbup 2024 dan resmi dilantik kembali menjadi Bupati Bone Bolango periode 2025–2030.
Dalam kepemimpinannya, kita harus objektif melihat dua sisi yang melekat pada dirinya:
1. Sisi Prestasi dan Keberpihakan pada Rakyat Kecil
Program “Gembala Sapi”: Pada periode pertamanya (2005–2010), Ismet Mile sangat dicintai rakyat arus bawah karena program bantuan sapi massal yang mendongkrak ekonomi peternak kecil.
Prestasi Keuangan (WTP): Di bawah kepemimpinannya saat ini, Kabupaten Bone Bolango berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-13 kalinya berturut-turut dari BPK RI pada Mei 2026.
Fokus Baru: Ismet berkomitmen menegakkan disiplin ASN, menertibkan aset daerah (seperti membatasi kendaraan dinas), dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan lokal.
2. Sisi Catatan Hukum yang Pernah Dilewati
Kasus Korupsi Kasda: Sejarah mencatat Ismet Mile pernah tersandung kasus korupsi Dana Kas Daerah (Kasda) tahun 2006–2007. Beliau telah mempertanggungjawabkannya di penjara dan bebas murni pada tahun 2021.
Hukum dan Hak Pilih: Sesuai aturan Mahkamah Konstitusi, karena sudah melewati masa jeda 5 tahun setelah bebas dan mengumumkannya secara terbuka, beliau secara sah dapat dipilih kembali oleh masyarakat pada Pilkada lalu.
Menagih Komitmen: Mana Jalan untuk Tapa-Bulango?
Melihat rekam jejak di atas, kita tahu bahwa Bupati Ismet Mile adalah sosok yang punya kemampuan eksekusi yang kuat jika ia mau. Jika urusan penertiban kendaraan dinas bisa diperketat dan predikat WTP bisa dipertahankan, lalu mengapa urusan akses jalan Tapa-Bulango seolah jalan di tempat?
Masyarakat Tapa-Bulango tidak butuh sekadar angka-angka prestasi di atas kertas piagam WTP. Warga butuh tindakan nyata di atas aspal yang setiap hari mereka lewati. Perjuangan akses jalan ini adalah urat nadi perekonomian, pendidikan, dan keselamatan warga.
Penutup: Rakyat Menanti Sentuhan “Sang Gembala”
Bupati Ismet Mile telah membuktikan bahwa beliau bisa merangkul rakyat kecil lewat program sapinya di masa lalu. Sekarang, di periode 2025–2030 ini, rakyat menanti warisan (legacy) nyata apa yang akan ditinggalkan.
Pak Bupati tuangampong, ketuklah hati Anda untuk melihat lubang-lubang jalan di Tapa-Bulango. Jangan biarkan sisa masa jabatan ini berlalu tanpa ada perbaikan nyata bagi infrastruktur kami. Kami mendukung fokus penegakan disiplin dan PAD yang Anda rancang, namun tolong, jadikan jalan Tapa-Bulango sebagai prioritas utama. Kesejahteraan rakyat adalah hukum tertinggi!
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow