PSIM Yogyakarta Jaga Keseimbangan Finansial Jelang Musim Baru
Manajemen PSIM Yogyakarta menyatakan tidak akan gegabah dalam berbelanja pemain baru pada bursa transfer menjelang kompetisi Super League 2025/2026 demi menjaga stabilitas keuangan klub pada Sabtu (20/6/2026), dilansir dari Bola.
Langkah penambahan amunisi baru ini tetap dilakukan oleh manajemen Laskar Mataram untuk meningkatkan performa tim. Kendati demikian, Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, menegaskan bahwa kebijakan pengeluaran harus tetap dikontrol dengan baik.
"Kalau itu pasti kita menambah amunisi (pemain). Tapi target itu harus diimbangi dengan pengeluaran klub. Jadi jangan sampai kami jorjoran tapi membuat kapok gitu," ujar Liana Tasno, Direktur Utama PSIM.
Liana juga memiliki fokus besar terhadap pembinaan talenta di level akademi. Menurutnya, fondasi tim yang kuat berakar dari pembinaan pemain-pemain muda lokal secara berkelanjutan.
"Saya punya visi bahwa bagaimanapun juga pengembangan usia mudanya itu harus diperhatikan. Karena kan pengembangan usia muda ini nanti yang akan menyuplai ke first team," sambung Liana Tasno, Direktur Utama PSIM.
Lebih lanjut, ia menyoroti tren klub lokal yang sering kali mengutamakan hasil instan lewat perburuan pemain matang tanpa memikirkan regenerasi. Liana menilai klub-klub di luar negeri dapat menjadi contoh yang baik dalam aspek pembinaan usia muda.
"Di luar negeri adalah pengembangan usia muda, bagaimana usia muda ini bisa menyuplai ke tim utama," kata Liana Tasno, Direktur Utama PSIM.
Oleh karena itu, pihak manajemen meminta kepada para suporter untuk bersabar dalam melihat pembentukan skuad untuk musim mendatang. Terlebih lagi, Laskar Mataram baru akan memasuki tahun kedua mereka bersaing di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Itu yang sedang kami kerjakan, tapi sabar gitu. Karena kami ini juga baru promosi kemarin gitu kan. Enggak ada yang instan, semuanya butuh proses," lanjut Liana Tasno, Direktur Utama PSIM.
Di sisi lain, persiapan tim secara kolektif direncanakan akan dimulai pada bulan depan. General Manager PSIM, Steven Sunny, menyebutkan bahwa waktu persiapan tersebut cukup ideal sebelum kompetisi BRI Super League 2026/2027 bergulir pada 4 September 2026.
"Mungkin sekitar bulan Juli karena musim kan mulai di September. Masih ada waktu juga kan untuk mengerjakan semuanya," papar Steven Sunny, General Manager PSIM.
Pada musim BRI Super League 2025/2026, PSIM menyudahi kompetisi dengan menempati peringkat ke-11 pada klasemen akhir. Skuad tersebut menorehkan catatan 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kekalahan dari total 34 pertandingan yang telah dijalani.
Manajemen juga memastikan bahwa pelatih kepala Jean-Paul van Gastel akan tetap mengarsiteki Laskar Mataram untuk satu musim ke depan. Proses perekrutan pilar baru nantinya bakal disesuaikan dengan kebutuhan strategi dari sang juru taktik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow