Presiden FIFA Gianni Infantino Raih Dukungan Enam Federasi Arab
Enam federasi sepak bola negara Arab menegaskan dukungan penuh dan kepercayaan kepada Presiden FIFA Gianni Infantino pada Kamis waktu setempat. Langkah ini diambil di tengah gelombang tekanan yang dihadapi pimpinan induk organisasi sepak bola dunia tersebut, seperti dilansir dari Bola. Dukungan resmi tersebut disampaikan oleh federasi sepak bola dari Maroko (FRMF), Qatar (QFA), Mesir (EFA), Mauritania (FFRIM), Lebanon (LFA), serta Sudan (SFA).
Empat di antara pimpinan federasi yang memberikan tanda tangan tercatat menduduki posisi sebagai perwakilan di Dewan FIFA. "Kami, para pemimpin asosiasi sepak bola yang bertanda tangan di bawah ini, menyampaikan dukungan penuh kepada Gianni Infantino, Presiden FIFA, serta menegaskan kembali kepercayaan kami terhadap kepemimpinannya dan komitmennya yang berkelanjutan terhadap pengembangan sepak bola di seluruh dunia," demikian isi pernyataan tersebut.
Melalui pernyataan bersama itu, mereka mengapresiasi kerja keras Infantino dalam memperluas peluang perkembangan sepak bola di berbagai wilayah kawasan. Enam federasi ini berharap kemitraan dengan Infantino dapat memperkuat peran serta kontribusi sepak bola Arab di tingkat global pada masa depan.
Gelombang tekanan terhadap Infantino memuncak akibat rencana penjualan saham Piala Dunia kepada investor ekuitas swasta senilai 20 miliar dolar AS yang mendapat penolakan keras. Penolakan tersebut membuat Infantino akhirnya menarik kembali proposal investasi swasta tersebut. UEFA menjadi salah satu pihak utama yang menentang keras proposal itu dan sempat mengancam akan memboikot ajang FIFA. Laporan menyebutkan UEFA bersama Concacaf dan AFC telah mengirimkan surat terbuka pada Senin yang mengkritik rencana tersebut sebagai bentuk pelanggaran kepercayaan.
Sikap penolakan juga meluas ke beberapa federasi negara, seperti Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) yang menarik dukungan terhadap pencalonan kembali Infantino pada Kamis. Langkah FAI mencabut dukungan sebelumnya telah dilakukan oleh asosiasi sepak bola Inggris (FA) dan Wales (FAW), sementara Irlandia Utara memilih sejalan dengan posisi UEFA. Dukungan dari federasi Qatar dan Lebanon sekaligus memperlihatkan adanya perpecahan pandangan di internal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Pihak Infantino juga mempublikasikan sejumlah surat dukungan dari anggota lain melalui media sosial resminya.
Proses pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung tahun depan di Maroko, di mana Infantino sebelumnya diprediksi menjadi calon tunggal. FIFA telah menetapkan batas akhir pendaftaran calon penantang pada 18 November.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow