Pep Guardiola Peringatkan Barcelona Jangan Terobsesi Gelar Liga Champions
Pep Guardiola mengirim pesan peringatan kepada Barcelona di tengah ambisi besar klub tersebut untuk kembali menjuarai Liga Champions, seperti dilansir dari Bola.
Menurut Guardiola, terlalu terobsesi mengejar gelar Eropa justru bisa menjadi ancaman bagi proyek jangka panjang sebuah tim.
Barcelona belum lagi mengangkat trofi Liga Champions sejak 2015, dan kompetisi tersebut terus menjadi target utama yang diburu klub asal Katalonia itu.
Guardiola, yang baru kembali ke Barcelona setelah menuntaskan periode 10 tahun bersama Manchester City, memahami betul tekanan besar untuk menjuarai kompetisi bergengsi tersebut.
Selama melatih Man City, ia berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub, meski tidak mampu mengulang dominasi yang sama di Eropa seperti di kompetisi domestik.
Dalam penampilan publik pertamanya setelah meninggalkan Man City, Guardiola menghadiri acara Yayasan Johan Cruyff di Katalonia dan ditanya mengenai hal yang masih kurang dari Barcelona untuk mengakhiri puasa gelar.
Jawaban yang diberikan oleh Guardiola mengenai situasi ini cukup tegas.
"Liga Champions menghancurkan banyak proyek. Saya berharap itu tidak terjadi pada Barcelona," kata Guardiola.
"Kita tidak boleh berpikir bahwa hanya karena gagal memenanginya, semua hal yang sudah dibangun menjadi tidak bernilai. La Liga adalah kompetisi yang menunjukkan konsistensi Anda."
Menurut Guardiola, banyak faktor yang menentukan keberhasilan sebuah tim di Liga Champions dan tidak semuanya bisa dikendalikan oleh klub.
"Di Liga Champions, Anda harus tiba di fase akhir dalam kondisi terbaik, tanpa cedera. Pengaruh keputusan wasit juga sangat besar dalam kompetisi ini," tutur Guardiola.
"Yang terpenting adalah kualitas pekerjaan sehari-hari dan tim terus berkembang. Jangan berpikir bahwa jika Anda gagal mencapai final Liga Champions atau gagal memenanginya maka musim tersebut otomatis buruk," ujar Guardiola.
"Yang menentukan apakah sebuah musim berjalan baik atau tidak adalah La Liga," tegasnya.
Dampak Nyata Tekanan di Barcelona
Pernyataan Guardiola tersebut didasarkan pada sejarah nyata yang pernah dialami Barcelona sebelumnya.
Ernesto Valverde menjadi contoh paling nyata, di mana ia berhasil memenangi dua gelar La Liga secara dominan pada periode 2017 hingga 2019.
Namun, dua kegagalan menyakitkan di Liga Champions membuat posisinya dipecat meskipun hanya menelan tujuh kekalahan liga selama 2,5 musim.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa kesuksesan domestik sering kali dianggap tidak cukup di Barcelona, terutama karena rival abadi mereka, Real Madrid, berhasil menjuarai Liga Champions lima kali selama periode tersebut.
Pujian Guardiola untuk Hansi Flick
Meski memberikan peringatan keras, Guardiola juga melihat perkembangan positif dalam proyek yang saat ini sedang dibangun oleh pelatih Hansi Flick.
Menurutnya, Barcelona saat ini kembali menjadi penantang serius di level Eropa untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
"Mereka menjalani dua tahun yang luar biasa," ujar Guardiola.
"Bukan hanya karena hasil yang diraih, tetapi juga karena cara mereka bermain dan betapa menyenangkannya menyaksikan mereka bertanding."
"Saya penggemar berat Hansi Flick, cara dia memainkan sepak bola, dan saya berharap dia bertahan selama mungkin," ucap pria berusia 55 tahun itu.
Meski begitu, tekanan untuk membawa Barcelona kembali menjadi juara Eropa dinilai tidak akan pernah benar-benar hilang dari pundak pelatih.
Rumor Transfer Bernardo Silva dan Julian Alvarez
Barcelona diperkirakan tetap aktif pada bursa transfer musim panas, meski sudah mengeluarkan dana besar untuk merekrut Anthony Gordon.
Dua nama yang terus dikaitkan dengan Blaugrana adalah Bernardo Silva dan Julian Alvarez, yang pernah bekerja di bawah arahan Guardiola di Manchester City.
Ketika dimintai pendapat mengenai kemungkinan kedua pemain tersebut bergabung dengan Barcelona, Guardiola memberikan jawaban singkat.
"Bernardo adalah pemain yang bisa beradaptasi dengan tim mana pun. Dia terlalu bagus," kata Guardiola.
Mengenai Alvarez, Guardiola juga memberikan penilaian positif.
"Dia juga sangat bagus. Pemain-pemain Manchester City memang sangat bagus," katanya.
Hingga saat ini belum ada kepastian apakah Bernardo Silva maupun Julian Alvarez benar-benar akan berlabuh di Camp Nou untuk musim 2026/2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow