Pep Guardiola Mundur dari Kursi Manajer Manchester City

Smallest Font
Largest Font

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, resmi mengakhiri masa jabatannya selama sepuluh tahun setelah menggelar pesta perpisahan emosional di Co-Op Live Arena, Manchester, pada Senin (26/05/2026). Dilansir dari Bola, jurutaktik berusia 55 tahun tersebut memutuskan mundur dengan meninggalkan warisan berupa 20 trofi bergengsi bagi publik Etihad Stadium.

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh sekitar 19 ribu suporter serta deretan bintang olahraga dunia. Salah satu apresiasi datang dari legenda hidup NBA, Michael Jordan, yang mengirimkan sebuah pesan video khusus untuk memberikan penghormatan kepada Guardiola.

"I just want to congratulate you on an incredible career," ujar Jordan.

Mantan pebasket Chicago Bulls tersebut mengetahui bahwa Guardiola sangat menyukai olahraga basket dan golf. Jordan kemudian memberikan ucapan tambahan dalam video yang diputar di layar raksasa stadion tersebut.

"Congratulations on your retirement. Good luck on the golf course, keep it straight. All the best," tambah Jordan.

Selain legenda basket, penghormatan tinggi juga datang dari manajer veteran asal Inggris, Neil Warnock. Pria tersebut memberikan pujian langsung atas dedikasi Guardiola selama menakhodai The Citizens.

"You're the best manager I've ever seen," puji Warnock.

Suasana haru semakin memuncak ketika ketiga anak Guardiola naik ke atas panggung bersama para mantan pilar City, seperti Fernandinho, Txiki Begiristain, dan Ederson. Mereka membawa seluruh 20 trofi yang berhasil dimenangi klub selama era kepemimpinan pria asal Spanyol tersebut.

Mantan kapten Vincent Kompany dan penyerang Jack Grealish turut hadir memberikan kejutan di atas panggung. Guardiola kemudian menutup malam perpisahan tersebut dengan melakukan sesi wawancara khusus bersama pentolan band Oasis, Noel Gallagher.

"First of all, thank you so much for coming tonight, to give me this farewell," kata Guardiola.

Guardiola menyampaikan pidatonya dengan suara bergetar di hadapan ribuan pendukung yang memadati arena. Ia menegaskan bahwa hubungan antara dirinya, klub, dan para suporter akan tetap terjaga selamanya.

"Tonight shows how tight this football club is. Thank you very much, I cannot thank you enough. For the rest of my life, you will be in my heart," ucap Guardiola.

Sebelum acara puncak di Senin malam, ribuan suporter telah memadati jalanan kota Manchester sejak pagi hari untuk mengikuti parade bus atap terbuka. Skuad Manchester City pria, wanita, hingga tim akademi diarak menuju Etihad Stadium sebelum bergeser ke Co-Op Live Arena.

Momen perpisahan ini juga menandai akhir kerja sama klub dengan dua pilar senior, Bernardo Silva dan John Stones, yang kontraknya habis musim panas ini. Perjalanan Guardiola sendiri berakhir antiklimaks setelah Manchester City kalah 1-2 dari Aston Villa pada laga pamungkas di Etihad Stadium, Minggu.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed